• ꦱꦸꦒꦼꦁꦫꦮꦸꦃ ꧈ ꦱꦭꦩ꧀ꦥꦿꦩꦸꦏ
Pramuka DIY
  • Home
  • Profil
    • Scout History
    • Sejarah Pramuka
    • Sejarah Kwarda DIY
    • Lambang Kwarda DIY
  • Organisasi
    • Visi Misi 2025-2030
    • Renstra 2025-2030
    • Struktur Organisasi
    • Majelis Pembimbing
    • Andalan Daerah
    • LPK
  • Agenda
  • Berita
    • All
    • Bantul
    • Global
    • Gudep
    • Gunungkidul
    • Kota YK
    • Kulon Progo
    • Kwarnas
    • Saka
    • Sako
    • Sleman
    PDT ke-55 Lustrum XI 2026 Buka Pendaftaran Internasional, Siap Satukan Pramuka Dunia di Yogyakarta

    PDT ke-55 Lustrum XI 2026 Buka Pendaftaran Internasional, Siap Satukan Pramuka Dunia di Yogyakarta

    Pramuka Buktikan Pendekatan Kepramukaan Mampu Latih Keterampilan Hidup Mandiri Anak Disabilitas di SLB Negeri 2 Bantul

    Pramuka Buktikan Pendekatan Kepramukaan Mampu Latih Keterampilan Hidup Mandiri Anak Disabilitas di SLB Negeri 2 Bantul

    Gali Potensi dan Karakter, Pramuka Ibnul Qoyyim Putra Sukses Gelar Lomba Perkemahan Penegak dan Penggalang 2026

    Gali Potensi dan Karakter, Pramuka Ibnul Qoyyim Putra Sukses Gelar Lomba Perkemahan Penegak dan Penggalang 2026

    Saka Wirausaha DIY Menyelenggarakan Rapat Orientasi Inkubasi Bisnis

    Saka Wirausaha DIY Menyelenggarakan Rapat Orientasi Inkubasi Bisnis

    Gandeng Pramuka, BBPOM di Yogyakarta Gencarkan Kampanye Kosmetik Aman dan Protokol “KLIK”

    Gandeng Pramuka, BBPOM di Yogyakarta Gencarkan Kampanye Kosmetik Aman dan Protokol “KLIK”

    Pembentukan Kepemimpinan Generasi Alpha Menjadi Calon Pemimpin yang Berani dan Tangguh.

    Pembentukan Kepemimpinan Generasi Alpha Menjadi Calon Pemimpin yang Berani dan Tangguh.

    Trending Tags

    • pusbangjusinfo
    • pramuka
    • pramuka istimewa
    • kwarda diy
    • pramukadiy
  • Materi
    • All
    • Pelatih
    • Pembina
    • Penggalang
    • Siaga
    • Tegak/Dega
    • Umum
    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Pengertian Tanda Penghargaan Sesuai Keputusan Kwarnas No. 175 Tahun 2012

    Apa Itu Masa Pengembangan Anggota Dewasa?

    Definisi, Konsepsi, dan Profil Pramuka Istimewa

    Cara Menyelesaikan Syarat Kecakapan Pramuka Istimewa

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Penegak

    Buku SKU Penegak

  • Pusat Data
    • Administrasi
    • Dokumen
    • Aset Digital
    • Statistik Anggota
    • Prestasi/Penghargaan
    • Mitra dan Jejaring
  • Tautan
    • World Scouting
    • Kwartir Nasional
    • Kwartir Cabang
      • Kwarcab Kulon Progo
      • Kwarcab Bantul
      • Kwarcab Gunungkidul
      • Kwarcab Sleman
      • Kwarcab Kota Yogyakarta
    • Memorabilia Pramuka
    • Ticket To Life DIY
    • SISKA
  • Buletin
  • Pesan Buper
  • KIRIM BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Scout History
    • Sejarah Pramuka
    • Sejarah Kwarda DIY
    • Lambang Kwarda DIY
  • Organisasi
    • Visi Misi 2025-2030
    • Renstra 2025-2030
    • Struktur Organisasi
    • Majelis Pembimbing
    • Andalan Daerah
    • LPK
  • Agenda
  • Berita
    • All
    • Bantul
    • Global
    • Gudep
    • Gunungkidul
    • Kota YK
    • Kulon Progo
    • Kwarnas
    • Saka
    • Sako
    • Sleman
    PDT ke-55 Lustrum XI 2026 Buka Pendaftaran Internasional, Siap Satukan Pramuka Dunia di Yogyakarta

    PDT ke-55 Lustrum XI 2026 Buka Pendaftaran Internasional, Siap Satukan Pramuka Dunia di Yogyakarta

    Pramuka Buktikan Pendekatan Kepramukaan Mampu Latih Keterampilan Hidup Mandiri Anak Disabilitas di SLB Negeri 2 Bantul

    Pramuka Buktikan Pendekatan Kepramukaan Mampu Latih Keterampilan Hidup Mandiri Anak Disabilitas di SLB Negeri 2 Bantul

    Gali Potensi dan Karakter, Pramuka Ibnul Qoyyim Putra Sukses Gelar Lomba Perkemahan Penegak dan Penggalang 2026

    Gali Potensi dan Karakter, Pramuka Ibnul Qoyyim Putra Sukses Gelar Lomba Perkemahan Penegak dan Penggalang 2026

    Saka Wirausaha DIY Menyelenggarakan Rapat Orientasi Inkubasi Bisnis

    Saka Wirausaha DIY Menyelenggarakan Rapat Orientasi Inkubasi Bisnis

    Gandeng Pramuka, BBPOM di Yogyakarta Gencarkan Kampanye Kosmetik Aman dan Protokol “KLIK”

    Gandeng Pramuka, BBPOM di Yogyakarta Gencarkan Kampanye Kosmetik Aman dan Protokol “KLIK”

    Pembentukan Kepemimpinan Generasi Alpha Menjadi Calon Pemimpin yang Berani dan Tangguh.

    Pembentukan Kepemimpinan Generasi Alpha Menjadi Calon Pemimpin yang Berani dan Tangguh.

    Trending Tags

    • pusbangjusinfo
    • pramuka
    • pramuka istimewa
    • kwarda diy
    • pramukadiy
  • Materi
    • All
    • Pelatih
    • Pembina
    • Penggalang
    • Siaga
    • Tegak/Dega
    • Umum
    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Pengertian Tanda Penghargaan Sesuai Keputusan Kwarnas No. 175 Tahun 2012

    Apa Itu Masa Pengembangan Anggota Dewasa?

    Definisi, Konsepsi, dan Profil Pramuka Istimewa

    Cara Menyelesaikan Syarat Kecakapan Pramuka Istimewa

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Penegak

    Buku SKU Penegak

  • Pusat Data
    • Administrasi
    • Dokumen
    • Aset Digital
    • Statistik Anggota
    • Prestasi/Penghargaan
    • Mitra dan Jejaring
  • Tautan
    • World Scouting
    • Kwartir Nasional
    • Kwartir Cabang
      • Kwarcab Kulon Progo
      • Kwarcab Bantul
      • Kwarcab Gunungkidul
      • Kwarcab Sleman
      • Kwarcab Kota Yogyakarta
    • Memorabilia Pramuka
    • Ticket To Life DIY
    • SISKA
  • Buletin
  • Pesan Buper
  • KIRIM BERITA
No Result
View All Result
Pramuka DIY
No Result
View All Result

Senyum Pak Dukuh di Akhir Sebuah Perkemahan

Pengalaman Seorang Pembina Pramuka

PusbangJusinfo PusbangJusinfo
6 Mar 2021
/ Andalan Menulis, Artikel
0
Senyum Pak Dukuh di Akhir Sebuah Perkemahan

Ilustrasi Tenda dan Api Unggun.

3k
VIEWS
Share on FBShare on WAShare on Tele

BANTUL — Peristiwa ini terjadi di bulan Mei tahun 1981, ketika saya menjadi Pembina Pramuka yang Gugusdepan yang berpangkalan di salah satu sekolah wilayah Yogyakarta Selatan.

Gugusdepan kami akan melaksanakan pendidikan kepramukaan bagi adik-adik Penggalang dengan menerapkan beberapa Metode Pendidikan Kepramukaan yang dilaksanakan dalam suatu kegiatan, yakni berkemah.

Melalui perkemahan, kami sekaligus dapat mempergunakan beberapa metode pendidikan kepramukaan, seperti pengamalan Kode Kehormatan Pramuka, belajar sambil melakukan (Learning by doing), penerapan Sistem beregu (patrol system), Kegiatan menantang dan mengandung pendidikan sesuai perkembangan anggota muda, kegiatan di alam terbuka, dan sebagainya.

BacaJuga

Lima Tahun Merajut Inovasi: Jejak Langkah PusbangJusinfo Kwarda DIY

Senioritas di Gerakan Pramuka : Tradisi atau Ajang untuk Balas Dendam?

Ketika itu, dalam beberapa bulan para Pembina Gugusdepan sudah memberikan berbagai materi latihan teknik-teknik kepramukaan -dan sebaliknya- adik-adik sudah sangat menguasainya. Artinya, jika adik-adik dibawa untuk mengikuti suatu kegiatan perkemahan, para Pembina menjamin adik-adik akan mampu untuk mengikuti dan melaksanakannya.

Setelah melalui beberapa kali survei lapangan, para Pembina Gugusdepan mengadakan pertemuan, berdiskusi, dan bersepakat untuk menyelenggarakan perkemahan di sebuah lapangan terbuka di kawasan Pajangan Bantul.

Kami lakukan survei tentang kelayakan lokasi untuk perkemahan, resiko gangguan dan tingkat keamanan lokasi, kapasitas lokasi untuk dapat menampung jumlah peserta perkemahan, tempat untuk MCK, posisi untuk melakukan berbagai kegiatan (untuk upacara, untuk kegiatan halang rintang, dan sebagainya), tanggapan masyarakat sekitar lokasi, dan sebagainya – dan sebagainya.

Kemudian kami menyusun rencana kegiatan dan anggaran yang kami tuangkan ke dalam proposal perkemahan. Perkemahan kami laksanakan dalam tiga hari dua malam. Pada malam terakhir dilaksanakan api unggun sebagai media adik-adik untuk berkreasi seni dan pertunjukan.

Kemudian proposal tersebut kami ajukan kepada Ka Mabigus bersama jajaran Mabigus. Setelah melalui pertemuan dan diskusi, dengan sedikit perubahan, proposal tersebut disetujui untuk dilaksanakan.

Berbagai persiapan teknis kami laksanakan, mulai membuat surat ijin perkemahan ke pemerintah setempat dan ke pemerintah wilayah yang menaungi calon area perkemahan, permohonan ijin ke orangtua adik-adik Penggalang, surat pernyataan kesanggupan adik-adik untuk mengikuti perkemahan, penyiapan tenda-tenda dan keperluan perkemahan lainnya, penyiapan transportasi, sound system, dan sebagainya, sampai ke hal-hal yang renik-renik. Pokoknya, semua persiapan beres lah.

Salah satu dari rangkaian persiapan tersebut adalah meminta ijin ke Pak Lurah, Pak Dukuh setempat, serta kepada para warga yang “kemungkinan” akan “terdampak” oleh kegiatan perkemahan tersebut.

Pada saat kami menghadap Pak Dukuh, beliau menyambut baik akan terselenggaranya perkemahan tersebut, tetapi beliau mewanti-wanti.

“Mas, kami sangat senang adik-adik Pramuka bisa berkemah dan belajar hidup mandiri di wilayah saya. Tetapi kalau adik-adik Pramuka nanti ada gangguan -terutama kalau ada yang mengalami kecurian-, segera panjenengan melapor ke saya ya. Saya dan pemuda dusun siap untuk membantu keamanan,” ujar Pak Dukuh.

Mendengar tanggapan dan support dari Pak Dukuh yang seperti itu, tentu saja kami para Pembina merasa sangat bersyukur. Spontan kami menjawab dengan tegas dan sopan.

“Injih Pak Dukuh, Sendika. Matur nuwun Pak Dukuh sudah berkenan mengijinkan kami untuk berkemah di wilayah Bapak dan bahkan dibantu dengan keamanan. Matur nuwun,” jawab saya dengan penuh semangat.

Tibalah saatnya berkemah. Perkemahan hari pertama dan malam pertama berjalan dengan lancar. Bahkan pada saat Upacara Pembukaan Perkemahan, di samping Ka Mabigus dan jajaran Mabi hadir, Pak Dukuh bersama perwakilan beberapa pemuda dusun pun hadir.

Perkemahan hari kedua pun berjalan dengan lancar. Perkemahan yang diselenggarakan di bulan Mei itu, sudah tidak ada hujan, sehingga semua acara bisa terlampaui dengan lancar.

Sementara itu, adik-adik belum dikejar untuk menyiapkan ulangan umum akhir tahun ajaran di sekolahnya. Adik-adik Penggalang pun terlihat sangat menikmati berbagai kegiatan yang kami lakukan.

Malam harinya, adik-adik mengikuti acara Api Unggun. Adik-adik berkumpul di tengah lapangan. Beberapa Pembina memandu acara Api Unggun tersebut. Ada Pembina yang lain -dengan dibantu beberapa guru yang ikut hadir di malam Api Unggun-melakukan pengawasan terhadap keamanan lingkungan perkemahan. Bahkan Pak Dukuh dan beberapa pemuda dusun hadir pula pada acara tersebut.

Adik-adik menampilkan kebolehan mereka secara beregu di tengah formasi lingkaran besar. Ada yang menyanyi bersama, ada yang berjoget bersama, berdeklamasi, bermain drama, dan berbagai pentas lainnya.

Beberapa pemuda dusun bahkan meminta waktu untuk ikut menyemarakkan acara Api Unggun tersebut dengan menampilkan “dagelan” dan tarian dusun. Adik-adik Penggalang nampak sangat senang dalam mengikuti acara “api unggun” tersebut, sehingga ketika acara Api Unggun berakhir dan api padam, mereka terlihat masih merasa masih kurang.

Seolah-olah mereka ingin menghabiskan malam terakhir itu dengan bernyanyi dan bersuka ria, sampai pagi tiba. Tetapi kepatuhan atas jadwal yang sudah ditetapkan, tetaplah berlaku. Mereka harus segera kembali ke tenda masing-masing untuk beristirahat.

Setelah Pembina memberikan perintah agar adik-adik segera menuju ke tenda msing-masing, barulah mereka berjalan berduyun-duyun menuju ke tenda. Pada saat adik-adik pada kembali ke tenda, terjadilah hal yang menggemparkan. Sekelompok Penggalang putri menjerit-jerit histeris.

Ada beberapa penggalang putri yang langsung berlari menuju ke tenda pembina putri.

“Kak … Kak … ada makhluk ….,” teriak sebagian dari mereka.
“Ada yang masuk ke tenda saya …,” teriak Penggalang putri yang lain.

Ketika para Pembina disertai oleh pemuda dusun yang ikut hadir pada saat itu menuju ke tenda adik-adik yang terlihat ketakutan dengan menjerit-jerit, kami -para Pembina- terkejut setengah mati. Namun tidak demikian dengan pemuda yang menyertai kami.

“Tidak apa-apa, Pak Guru,” kata pemuda yang menyertai kami itu. “Peristiwa ini yang kami -para pemuda- tunggu”, lanjutnya.

Pemuda dusun itu -yang belakangan saya kenal namanya Wagiman- berjalan cepat menuju ke kerumunan pemuda dusun yang lain, yang sudah berkumpul di dekat tenda putri yang dimasuki makhluk itu. Saya menyusulnya. Beberapa Pembina yang lain, menyusul kemudian.

Ternyata dari salah satu tenda putri telah keluar binatang yang mirip babi hutan, dengan tubuh yang tidak terlalu besar. Tetapi ada yang aneh pada tubuh “babi” itu. Di perutnya melingkar sebuah “setagen” warna kehitam-hitaman.

Babi yang baru keluar dari tenda itu dikejar oleh beberapa pemuda dusun dan seolah digiring menuju ke arah tertentu. Pada posisi tertentu itulah sudah disiapkan jebakan oleh pemuda yang lain. Akhirnya babi itu terperangkap masuk ke dalam sebuah kandang.

Seorang pemuda yang bernyali besar segera merogoh “setagen” yang melingkar pada tubuh babi itu. Dari balik setagen itu, dikeluarkanlah banyak uang dan dompet, yang ternyata ada beberapa dompet milik adik-adik peserta kemah.
Setelah semua barang dikeluarkan dari balik setagen, babi itu diusung dibawa menuju ke arah dusun. Dompet-dompet milik adik-adik yang terdeteksi pemiliknya, segera kami kembalikan kepada pemiliknya. Tetapi dompet yang tidak beridentitas dan uang yang tidak terwadahi dalam dompet, belum dapat kami kembalikan kepada pemiliknya pada malam hari itu juga.

Kami -para Pembina bersama Ka Mabigus dan beberapa guru yang hadir pada malam Api Unggun itu- segera berkumpul di sekretariat panitia perkemahan, untuk mendiskusikan angkah-langkah berikutnya yang harus kami kerjakan pada sisa malam itu hingga siang , sampai saat perkemahan itu ditutup dan adik-adik pulang. Pada saat itulah Pak Dukuh disertai oleh seorang pemuda dusun yang bernama Mas Wagiman datang ke tempat kami berdiskusi.

“Sugeng dalu, Pak Kepala Sekolah, Pak Guru-Bu Guru, dan Mas-Mas serta Mbak-Mbak Pembina,” sapa Pak Dukuh ketika beliau memasuki sekretariat perkemahan dan bergabung dengan kami.

“Sugeng dalu, Pak Dukuh, sugeng dalu Mas Wagiman. Monggo bergabung dengan kami,” sambut Kepala Sekolah, selaku Ka Mabigus.

“Matur nuwun,” kemudian Pak Dukuh menlanjutkan,” mohon maaf, Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu atas terjadinya peristiwa tadi. Peristiwa ini memang saya perkirakan akan terjadi, dan ternyata memang terjadi. Oleh sebab itu, diam-diam saya sudah menyiapkan para pemuda, di bawah komando Wagiman, untuk ikut menjaga dan mengamankan perkemahan ini.”

Kami sedikit agak terkejut campur terheran-heran mendengar penyataan Pak Dukuh itu. Sudah diperkirakan oleh Pak Dukuh? Sudah menyiapkan pemuda?

“Lha, bagaimana to Pak Dukuh, koq Pak Dukuh sudah memperkirakan bahwa peristiwa itu akan terjadi,” tanya saya penasaran.

“Iya Mas, benar Pak Kepala Sekolah, yang saya khawatirkan akhirnya terjadi,” jawab Pak Dukuh. Begini ceritanya.

Kemudian Pak Dukuh menceritakan bahwa sudah beberapa bulan terakhir warga dusun mengalami kehilangan, terutama uang dan dompet-dompet yang berisi uang. Pada malam hari beberapa warga ada yang sempat melihat adanya binatang mirip babi yang berkeliaran.

Warga kemudian menghubung-hubungkan antara peristiwa kehilangan uang dan dompet dengan munculnya makhluk mirip binatang babi hutan yang berkeliaran pada malam hari di dusun tersebut.

Maka ketika akan diselenggarakan perkemahan di dusun tersebut, Pak Dukuh memperkirakan akan terjadinya peristiwa kehilangan di kawasan perkemahan. Untuk itu, Pak Dukuh menyiapkan pemuda-pemuda dusun untuk mengatisipasinya.

“Yang penting, uang adik-adik yang hilang sudah diketemukan dan sudah kembali kepada pemiliknya,” kata Pak Dukuh mengakhiri ceritanya.

“Tetapi banyak uang yang masih kami tahan, Pak Dukuh, karena tidak jelas pemiliknya. Kalau dopet yang ada identitasnya, tadi sudah saya kembalikan kepada anak-anak. Tetapi uang dan dompet yang tidak jelas pemiliknya, baru besok pagi akan kami umumkan dan kembalikan kepada pemiliknya,” kata teman kami, sesama Pembina Gugus Depan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan Pak Dukuh, Mas Wagiman, dan pemuda-pemuda dusun yang sudah membantu menjaga dan mengamankan perkemahan ini, Pak Dukuh,” kata Kepala Sekolah.

“Injih Pak Kepala Sekolah, sama-sama,” jawab Pak Dukuh. “Kami juga beruntung, dengan perkemahan ini, misteri kehilangan uang pada warga kami, bisa terkuak pelakunya.”

“Lalu, siapa pelakunya itu, Pak Dukuh?” tanya saya penasaran dan spontan.

Pak Dukuh menoleh dan memandang ke arah saya. Beberapa saat, saya dipandanginya dengan sorot matanya yang “sareh”. Wajahnya yang memang nampak sebagai wajah yang ramah, nampak tersenyum saja. Saya tidak paham apakah arti senyum Pak Dukuh itu. Senyum yang mengandung misteri dan melemparkan pertanyaan balik ke saya.

Sampai berakhirnya perkemahan tersebut, saya tidak memahami arti senyum Pak Dukuh yang mengandung misteri itu. Bahkan, sampai sekarang pun tidak terkuak makna senyum Pak Dukuh itu.

Pengalaman di perkemahan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami dalam menyelenggarakan perkemahan bagi adik-adik binaan kami. Seumur saya, mengalami peristiwa semacam itu ya baru pertama kali itu lah. Peristiwa itu terjadi di tahun 1981, empat puluh tahun yang lalu.

Mudah-mudahan di era digital ini tidak lagi terjadi peristiwa semacam itu. Di masa kehidupan modern dengan teknologi informatika yang semakin bawel ini, tantangan perkemahan tentulah tidak sama dengan tantangan pada masa lalu.

Pembina Pramuka yang akan menyelenggarakan perkemahan bagi adik-adik binaannya, harus melakukan survei sampai ke hal-hal yang renik. Komunikasi dengan masyarakat dan tokoh setempat, sangatlah perlu.

Koordinasi dengan pihak-pihak terkait, akan dapat mempermudah Pembina Pramuka dalam mengatasi persoalan jika ada permasalahan yang muncul. Pendampingan dari Ka Mabigus dan jajarannya, sangatlah diperlukan. Perencanaan yang tertuang dalam proposal perkemahan, sangat mendukung keberhasilan perkemahan.

Mudah-mudahan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan kepramukaan ke depan mengacu pada SOP Penyelenggaraan kegiatan di luar ruang yang sudah diterbitkan oleh Kwarda DIY. Semoga.

___
Tentang Penulis : Kak Drs. Edy Heri Suasana, M.Pd., Wakil Ketua Bidang Organisasi, Manajemen, dan Hukum Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta masa bakti 2020-2025

Tags: ceritakwarda diypengalaman pembinaperkemahan
Kirim berita atau artikel tentang kepramukaan melalui tautan berikut 👉 Kirim Berita
Previous Post

Perwakilan Pembina Penegak dari Kwarcab se-DIY Sharing Pengalaman Membina Pramuka Di Masa Pandemi COVID-19

Next Post

Hari Tunas Gerakan Pramuka, Apakah Itu?

InfoTerkait

Lima Tahun Merajut Inovasi: Jejak Langkah PusbangJusinfo Kwarda DIY
Artikel

Lima Tahun Merajut Inovasi: Jejak Langkah PusbangJusinfo Kwarda DIY

1 Jan 2026
Senioritas di Gerakan Pramuka : Tradisi atau Ajang untuk Balas Dendam?
Artikel

Senioritas di Gerakan Pramuka : Tradisi atau Ajang untuk Balas Dendam?

31 Dec 2025
Kerangka Tulisan Ini Bisa Membuat Berita Kepramukaanmu Lebih Menarik, Silakan Dicoba!
Artikel

Kerangka Tulisan Ini Bisa Membuat Berita Kepramukaanmu Lebih Menarik, Silakan Dicoba!

30 Dec 2025
Next Post
Beberapa Perubahan AD/ART Gerakan Pramuka Hasil Munas 2018

Hari Tunas Gerakan Pramuka, Apakah Itu?

Seleksi Anggota Baru Saka Pariwisata Sleman Diselenggarakan secara Daring

Seleksi Anggota Baru Saka Pariwisata Sleman Diselenggarakan secara Daring

Sering Banget Dibaca

  • Materi Tentang Pramuka Siaga

    Materi Tentang Pramuka Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandi Morse dan Cara Cepat Menghafalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Pengenal Gerakan Pramuka sebagai Identitas Jati Diri, Kecakapan, Tanggungjawab, serta Penghargaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Jabatan dalam Gerakan Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syarat dan Pencapaian Pramuka Garuda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Agenda PramukaDIY

Arsip



Sekretariat

Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna
Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman
Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Phone : 0274 485753
WhatsApp : 0878-3885-1200
Email : [email protected]
Email : [email protected]
Email : [email protected]

APK PramukaDIY : Unduh di sini

Maps

  • Kirim Berita
  • Kontak

© 2026~ Kwarda DIY by PusbangJusinfo

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Scout History
    • Sejarah Pramuka
    • Sejarah Kwarda DIY
    • Lambang Kwarda DIY
  • Organisasi
    • Visi Misi 2025-2030
    • Renstra 2025-2030
    • Struktur Organisasi
    • Majelis Pembimbing
    • Andalan Daerah
    • LPK
  • Agenda
  • Berita
  • Materi
  • Pusat Data
    • Administrasi
    • Dokumen
    • Aset Digital
    • Statistik Anggota
    • Prestasi/Penghargaan
    • Mitra dan Jejaring
  • Tautan
    • World Scouting
    • Kwartir Nasional
    • Kwartir Cabang
      • Kwarcab Kulon Progo
      • Kwarcab Bantul
      • Kwarcab Gunungkidul
      • Kwarcab Sleman
      • Kwarcab Kota Yogyakarta
    • Memorabilia Pramuka
    • Ticket To Life DIY
    • SISKA
  • Buletin
  • Pesan Buper
  • KIRIM BERITA

© 2026~ Kwarda DIY by PusbangJusinfo

  • Sumbu Filosofi