Di tengah tuntutan sistem pendidikan yang semakin maju, siswa-siswa yang lahir pada rentang tahun 2010–2024 atau yang dikenal sebagai Generasi Alpha kerap mendapatkan penilaian negatif dari sebagian masyarakat maupun media massa. Generasi ini sering dikaitkan dengan menurunnya kualitas pendidikan serta berbagai aktivitas yang dianggap kurang positif.
Berbagai pemberitaan mengenai kenakalan remaja, seperti tindakan kekerasan yang dilakukan oleh kelompok atau geng tertentu, serta memudarnya nilai-nilai sopan santun, sering kali menjadi sorotan. Selain itu, salah satu tantangan yang banyak ditemui pada Generasi Alpha adalah rendahnya tingkat kepercayaan diri. Kondisi ini berdampak pada kurang berkembangnya jiwa kepemimpinan dan kemampuan mereka untuk mengekspresikan potensi yang dimiliki.
Berdasarkan pengalaman dan hasil observasi yang saya lakukan sebagai Pembina Pramuka di SMP Negeri 2 Prambanan, Sleman, saya berinisiatif mengembangkan Gerakan Kepemimpinan melalui kegiatan kepramukaan. Program ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, serta kemampuan memimpin pada diri peserta didik.
Beberapa pendekatan yang digunakan antara lain pendekatan partisipatif melalui dialog dua arah. Dalam pendekatan ini, setiap siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide dan gagasannya. Banyak siswa sebenarnya memiliki potensi yang besar, namun kurang percaya diri sehingga kemampuan mereka belum dapat berkembang secara optimal.
Melalui kegiatan tersebut, ditemukan sejumlah siswa yang memiliki bakat dan karakter kepemimpinan yang kuat, meskipun sebelumnya tidak terlihat menonjol. Hasil dari program ini menunjukkan perkembangan yang positif. Salah satu pencapaian yang membanggakan adalah adanya perwakilan siswa yang berhasil meraih predikat Pramuka Garuda Penggalang dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Gerakan Kepemimpinan melalui Pramuka diharapkan dapat menjadi wadah bagi Generasi Alpha untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka.(Wiji/LA)



























