GUNUNGKIDUL — Pimpinan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Gunungkidul telah melaksanakan rapat guna menindaklanjuti adanya insiden yang terjadi di SD Negeri Timuran Yogyakarta pekan lalu.
Rapat yang diselenggarakan Selasa (14/01/2020) di Sanggar Bakti Pramuka, Jl. Pemuda No. 35, Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul tersebut menyikapi perkembagan terkini kegiatan pembinaan kepramukaan di lingkungan Kwarcab Gunungkidul.
Ada tiga point pernyataan sikap yang disampaikan oleh pimpinan Kwarcab Gunungkidul sesuai hasil rapat,
- Memerintahkan kepada Dewan Kehormatan Kwarcab Gunungkidul untuk memeriksa terhadap yang bersangkutan dan menyampaikan hasilnya kepada Ketua Kwarcab Gunungkidul
- Memerintahkan kepada yang bersangkutan untuk tidak mengulangi lagi
- Kepada masyarakat, segenap Gerakan Pramuka Gunungkidul mohon maaf sebesar-besarnya dan berjanji dan menjamin tidak terulang lagi kejadian serupa di masa-masa yang akan datang.
Berikut ini adalah kutipan Video Pernyataan Sikap Pimpinan Kwarcab Gunungkidul Terkait Insiden di SDN Timuran Yogyakarta,
Video Pernyataan Sikap dari Pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunungkidul terkait insiden di SDN Timuran Yogyakarta. pic.twitter.com/Zzzn35Cp1x
— Pramuka DIY (@kwarda_diy) January 15, 2020
Rapat yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit tersebut dihadiri oleh Ketua Kwarcab, Sekretaris, Bendahara, Ketua Bidang Keanggotaan, Sekretaris Bidang Kelembagaan, dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang Kwarcab Gunungkidul.
Sebagaimana diketahui, insiden di SD Negeri Timuran Yogyakarta yang melibatkan oknum pembina dari Kwarcab Gunungkidul ini telah meluas melalui media online baik portal berita nasional maupun media sosial.
Kepada seluruh masyarakat, Kwarcab Gunungkidul memohon maaf dan berupaya agar kejadian serupa dapat dicegah dan tidak lagi terjadi. Selain itu juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran serta masyarakat dalam mengawasi dan mengawal pelaksanaan kegiatan pembinaan kepramukaan. (cst)

























