YOGYAKARTA — Bertempat di Hotel Grand Rohan Yogyakarta, perwakilan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) mengikuti Penguatan Program Imunisasi dalam Pertemuan Evaluasi Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan DIY.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 16 sampai dengan 17 Juli 2024 diikuti oleh peserta dari lintas sektor termasuk di dalamnya pada Kepala Dinas di DIY, ketua komunitas, ketua organisasi kemasyarakatan, organisasi pemuda, dan juga pimpinan pondok pesantren serta sekolah.
Mewakili Kwarda DIY adalah Kak Dr. drg. Laelia Dwi Anggraini, Sp.KGA, Andalan Daerah Urusan Kompetensi dan Sertifikasi yang juga telah terlibat dalam agenda sebelumnya dalam program yang serupa.
Pertemuan ini dilaksanakan dalam upaya peningkatan capaian Program Imunisasi dan Kesehatan Ibu dan Anak yang dikawal secara khusus oleh Dinas Kesehatan DIY.
Adapun agenda dalam pertemuan tersebut antara lain di panel pertama hari Selasa, 16 Juli 2024 ada penyampaian Kebijakan Program Imunisasi dan paparan Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).
Kemudian panel kedua paparan Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) dan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, termasuk paparan Peran Tim Penggerak PKK dalam kesuksesan program imunisasi.
Kak Lia dalam keterangannya menegaskan bahwa program imunisasi harus didukung oleh unsur Gerakan Pramuka, khususnya di Propinsi DIY.
Panel ketiga dengan pembahasan Aspek halal vaksin dalam program imunisasi dan Keamanan Vaksin dan Surveilans KIPI disampaikan pada hari Rabu, 17 Juli 2024 dilanjutkan dengan panel keempat dengan materi Strategi Penjangkauan Sasaran Imunisasi yang Efektif serta Peran Forkom Santri Sehat dalam mendukung Program imunisasi. (cst)



























