KULON PROGO — Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 7 Juli 2025 di Kampung Pramuka Sokorojo, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo.
Kegiatan ini melibatkan 5 kontingen cabang yaitu Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Perkemahan Wirakarya DIY tahun ini mempunyai slogan GUMREGAH (Guyub, Makarya, Greget, Sumringah).
Aktivitas di Perkemahan Wirakarya DIY 2025 tidak hanya belajar tentang kepramukaan, tetapi juga tentang pelatihan bisnis, pelestarian lingkungan, cara pemanfaatan limbah, dan penanganan sampah.
Kegiatan yang menjadi ciri khas Perkemahan Wirakarya yaitu pengabdian masyarakat dengan cara pengelolaan kampung pramuka Sokorojo, yang meliputi pembangunan dermaga river tubing, dekorasi kampung pramuka, pembangunan monumen kampung pramuka, dan pembangunan rumah maggot.
Selain itu, juga ada kegiatan rekreasi berupa kunjungan wisata ke Jogja Agro Park, mencoba river tubing, permainan tradisional, dan pentas seni dalam kemasan pesta rakyat dari setiap kontingen cabang.
Diharapkan Perkemahan Wirakarya ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan semangat pengabdian yang lebih besar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perkemahan biasa, tetapi menjadi wahana untuk membentuk karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.



























