KULON PROGO — Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2025 resmi ditutup dengan Pagelaran Malam Wirajaya yang berlangsung meriah dan sarat makna di Lapangan Wijimulyo, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo pada Minggu, 6 Juli 2025 malam.
Kegiatan ini menjadi puncak rasa syukur atas seluruh rangkaian kegiatan perkemahan yang telah berlangsung selama beberapa hari, sekaligus menjadi momen reflektif dan hiburan bagi para peserta.
Acara dimulai pukul 21.00 WIB dengan pembukaan yang dipandu oleh Kak Miftah selaku host. Kegiatan diawali dengan penayangan jingle PWD 2025, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Satya Darma Pramuka sebagai bentuk penghormatan dan semangat nasionalisme.
Ketua Panitia Pelaksana, Kak Nanang Slamet Riyadi menyampaikan laporan kegiatan secara singkat, disusul dengan penyerahan hadiah dan kenang-kenangan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara. Pada pukul 22.00 WIB, peresmian hasil pembangunan Perkemahan Wirakarya DIY 2025 dilakukan secara simbolis, dilanjutkan dengan sambutan dari Bupati Kulon Progo, Kak Agung Setyawan.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan prosesi penutupan simbolis dengan pemukulan kentongan, pelepasan tanda peserta, adat tutup kegiatan, pembacaan doa, serta pernyataan penutupan resmi acara. Suasana menjadi haru saat sesi perkenalan dan pamitan dari Dewan Kerja Daerah yang berlangsung hingga pukul 22.30 WIB.
Sebagai penutup, para peserta disuguhkan video dokumentasi kegiatan yang menampilkan momen-momen inspiratif selama perkemahan. Hiburan dilanjutkan dengan penampilan Aldabra Band persembahan dari Dinas Pariwisata Kulon Progo, serta bintang tamu Bangkit Yuyudono yang sukses menghibur seluruh peserta dalam Konser Malam Wirajaya. Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai malam penutupan ini.
Malam Wirajaya ini tidak hanya menjadi pelepas penat, tetapi juga wujud kebersamaan dan apresiasi terhadap semangat para peserta dalam membangun desa dan jiwa kemandirian.



























