YOGYAKARTA — Dewan Ambalan Jendral Soedirman dan RA Kartini Gugus Depan Kota Yogyakarta 03.047–03.048 pangkalan SMA Negeri 6 Yogyakarta mengadakan Musyawarah Penegak (Mustegak) yang diikuti oleh 69 peserta.
Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 3 Agustus 2025, dimulai pukul 07.00 hingga 13.15 WIB di Aula Wijaya Bhakti SMA Negeri 6 Yogyakarta.
Mustegak dibuka oleh Kak Sri Moerni, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa delapan dimensi kelulusan ada di Pramuka.
Menurutnya, setiap dibacakan Sandi Ambalan di adat buka kegiatan yang berisi penuh makna, jika diterapkan dengan benar akan menjadi pribadi yang hebat dan dapat menjadi panutan yang baik untuk yang lain.
“Pramuka itu hebat. Semoga Allah SWT memberkahi langkah sekolah untuk menyiapkan kader-kader melalui Pramuka,” ujarnya dengan penuh harapan.
Kegiatan Mustegak ini diawali dengan pemaparan materi oleh Kak Hasan, Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Yogyakarta mengenai program kerjanya, seperti pelaksanaan Jamboree On The Air-Jamboree On The Internet 2025 dan Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) ke-54.
Agenda dilanjutkan dengan Sidang Pendahuluan dan laporan penyampaian program kerja Dewan Ambalan Masa Bakti 2024/2025 pada Sidang Pleno I.
Kemudian Sidang Pleno II menyampaikan mengenai rencana program kerja Ambalan. Pada Sidang Pleno III dilakukan pemilihan calon Badan Pengurus Harian Dewan Ambalan Soedikar Masa Bakti 2025/2026 dan pembentukan Tim Formatur yang akan menjalankan tanggung jawab sebagai pengurus Dewan Ambalan masa bakti selanjutnya.
Kegiatan Mustegak Dewan Ambalan Jendral Soedirman dan RA Kartini pangkalan SMAN 6 Yogyakarta berlangsung dengan aman dan tertib tanpa terkendala suatu apapun.



























