YOGYAKARTA — Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) tahun 2025 resmi ditutup Minggu, 3 Agustus 2025.
Penutupan dilakukan oleh Kak Suraji Widarta Wakil Ketua Kwarda DIY Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) bertempat di Aula Kwarda, Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari.
Dalam sambutannya, Kak Suraji menyampaikan selamat atas keberhasilan para peserta. Beliau juga menyampaikan pesan Ketua Kwarda DIY, bahwa lulusan KML diharapkan menjadi agen perubahan dan pemimpin di gugusdepan masing-masing.
“Kakak GKR Mangkubumi juga berharap kakak-kakak dapat menjadi pribadi yang inovatif dan membawa kemajuan untuk gudep, sesuai dengan potensi lokal masing-masing. Karena regenerasi Gerakan Pramuka berawal dari gugusdepan,” tegasnya.
Kak Suraji menambahkan bahwa keberadaan pembina mahir tingkat lanjut menjadi salah satu poin penting dalam proses akreditasi gugus depan. Lulusan KML ini dapat memenuhi 1 poin dalam syarat akreditasi gugus depan. Diharapkan konsep Saguminsaga dapat mulai direalisasikan.
“Kompetensi pembina mahir harus semakin baik. Semoga kakak-kakak bisa pulang dengan selamat dan mengembangkan gugusdepan dengan lebih baik lagi,” tambahnya mengakhiri sambutan.
Sebelumnya, Kak Indarti selaku Pimpinan Kursus dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan KML tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.
“Kegiatan KML ini telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Materi dan metode pembelajaran dapat diserap dengan baik oleh para peserta,” ujarnya.
Dari total 42 peserta yang mengikuti kursus selama 6 hari, tahap 1 pada tanggal 25 sampai 27 Juli 2025 dan tahap 2 pada tanggal 1 sampai dengan 3 Agustus 2025, semua dinyatakan lulus.

Adapun peserta terbaik dari golongan penggalang diraih oleh Kak Agus Priyanto, A.Md. Par. dan dari golongan penegak oleh Kak Ramadan Gangsar Prasetyo, S.Pd.
Harapannya, para peserta dapat segera menyelesaikan narakarya lanjutan sebagai tahapan akhir untuk dikukuhkan menjadi pembina mahir tingkat lanjut.
Perwakilan peserta, Kak Dimyati, menyampaikan pesan dan kesan mewakili seluruh peserta KML 2025. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih dan jajaran Kwarda DIY yang telah memfasilitasi jalannya kursus.
“Ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan sangat bermanfaat. Mohon maaf jika selama kegiatan terdapat kekhilafan,” ujarnya.
Agenda penutupan dilanjutkan dengan pelepasan tanda peserta diwakili oleh Kak Mustofa dan Kak Nadia Agnes Rasheesa. Kemudian dilanjutkan penyerahan bendera kursus dari Pimpinan Kursus kepada Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Daerah, serta adat tutup kegiatan.
Dalam upacara penutupan yang berlangsung khidmat, Kapusdiklatda Kwarda DIY juga menyerahkan ijazah KML satu persatu kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus.
Kegiatan KML 2025 ini menandai semangat berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembina Gerakan Pramuka, khususnya di wilayah Kwarda DIY.



























