YOGYAKARTA — Sidang Komisi 2 dalam agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 membahas Penguatan Keanggotaan menuju terwujudnya Pramuka Istimewa sebagai Generasi Unggul.
Bertempat di Aula Lantai 2, sidang komisi ini dipimpin oleh Kak Drs. Arifin Budiharjo selaku Wakil Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta Bidang Pembinaan Anggota Muda.
Empat aspek utama pembahasan secara rinci yaitu terkait Pramuka Garuda, penguatan Satuan Karya (Saka) dan Satuan Komunitas (Sako), penguatan Pramuka Istimewa, serta pembinaan anggota dewasa. Selain itu, sidang juga membahas kegiatan khusus 2025 dan kegiatan internasional.
Dalam sesi pembahasan, para peserta sidang menekankan pentingnya peningkatan jumlah dan kualitas Pramuka Garuda sebagai jenjang tertinggi dalam setiap golongan Pramuka, serta perlunya mekanisme pembinaan yang lebih terstruktur.
Selain itu, penguatan Saka dan Sako juga menjadi perhatian utama dengan melakukan pendataan anggota untuk pemetaan potensi melalui Sistem Informasi Kelembagaan dan Anggota (SISKA).
Pembahasan turut mencakup penguatan Pramuka Istimewa, yang meliputi Pramuka Berkebutuhan Khusus dan Pramuka di luar negeri. Dalam hal ini, komisi 2 menegaskan perlunya pedoman khusus serta program pembinaan yang lebih inklusif agar setiap anggota mendapatkan kesempatan yang sama dalam kegiatan kepramukaan.
Terakhir, sidang menyoroti pembinaan anggota dewasa, termasuk pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi pembina serta pelatih Pramuka. Ditekankan bahwa keberlanjutan Gerakan Pramuka sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang membimbing generasi muda.



























