YOGYAKARTA — Karya Bakti Lebaran merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam Karya Bakti Pramuka yang sudah dilaksanakan sejak lama. Tahun ini, Karya Bakti Lebaran menjadi momen pramuka berpartisipasi nyata dalam meningkatkan kepedulian di masyarakat.
Karya Bakti Pramuka menjadi salah satu bentuk pengamalan Satya dan Darma. Kegiatan ini merupakan ajang pendidikan kepramukaan dalam bentuk bakti dan partisipasi nyata dengan tujuan meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial anggota pramuka terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.
Karya Bakti Lebaran adalah ajang pengabdian masyarakat Gerakan Pramuka memberikan layanan, panduan dan bantuan kepada masyarakat saat melaksanakan mudik lebaran Idul Fitri.
Dengan aktif berpartisipasi dalam program Karya Bakti Pramuka ini, tentunya kita mengimplementasikan secara nyata salah satu janji pramuka yang tertuang dalam Tri Satya, yaitu Ikut Serta Membangun Masyarakat.
Kepekaan sosial anggota Gerakan Pramuka menjadi modal dasar untuk bisa terjun ke masyarakat, membantu sesama, dan memberikan sumbangsih dalam beraneka ragam bentuknya, seperti bantuan pengamanan, kelancaran dan ketertiban jalan, bantuan kemanusiaan, layanan kesehatan, serta layanan informasi dan edukasi.
Momen Ramadan dan Lebaran selain sebagai agenda religius kultural tahunan di Indonesia, juga terdapat agenda nasional yang kompleks, termasuk Gerakan Pramuka dalam Karya Baktinya.
Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baik dari tingkat gugusdepan, kwartir ranting, kwartir cabang, hingga kwartir daerah juga tengah mempersiapkan diri dalam berpartisipasi pada aksi Karya Bakti Lebaran tahun 2025 ini.
Selain Yogyakarta menjadi salah satu pusat wisata di Indonesia, banyak juga para pemudik yang melakukan aktivitasnya di liburan Lebaran. Sehingga pramuka bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu kelancaran dan kenyamanannya.
Himbauan dari Kwartir Nasional juga telah disampaikan kepada seluruh kwartir daerah (kwarda) dan kwartir cabang (kwarcab) untuk dapat melibatkan diri dalam Karya Bakti Lebaran 2025 ini.
Kwarda dan Kwarcab di seluruh Indonesia dihimbau agar dapat melaksanakan Karya Bakti Lebaran mulai pada hari H-7 sampai dengan H+7 Lebaran.
Aksi yang bisa dilakukan seperti memberikan bantuan informasi dan kelancaran arus mudik, membagikan masker, membagikan takjil gratis, membantu pemudik di tempat-tempat umum, dengan tetap menerapkan manajemen risiko dan safe from harm.
Sebagaimana yang sudah sering dilakukan, kegiatan ini juga diharapkan terus mengedepankan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah atau instansi terkait di tingkatan masing-masing. (cst)



























