ZAMBALES-FILIPINA — 33rd APR Scout Jamboree (Jamboree Pramuka Regional Asia-Pasifik ke-33), salah satu acara pendidikan luar ruangan terbesar dalam gerakan Pramuka di kawasan Asia-Pasifik resmi dibuka dalam sebuah upacara di Camp Zambales, Barangay San Juan, Botolan, Zambales, Senin, 15 Desember 2025.
Dengan tema Be Prepared: Scouts for Peace and Sustainable Development, Jamboree ini menyoroti peran penting Pramuka dalam membentuk warga negara yang bertanggung jawab, berorientasi pada pelayanan, dan sadar lingkungan, sejalan dengan Rencana Pembangunan Filipina (PDP) 2023–2028 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs).
Kegiatan yang diikuti oleh 23.000 pramuka dari kawasan Asia-Pasifik dan negara-negara di seluruh dunia ini berlangsung dari 14 hingga 21 Desember 2025.
Pada kegiatan internasional di kawasan Asia Pasifik ini, Gerakan Pramuka Indonesia mengirimkan 4 peserta, 2 pendamping, dan 1 pimpinan kontingen. Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebanyak 1 peserta dan 1 pembina masuk dalam kontingen ini.
Jambore ini memberikan kesempatan untuk berkemah di alam terbuka, berpartisipasi dalam aktivitas terstruktur dan bermakna, serta menjalin persahabatan yang langgeng di antara Pramuka dari berbagai budaya.
Kegiatan ini juga mempromosikan pengembangan kepemimpinan, pertukaran budaya, dan kesadaran lingkungan, membantu membentuk generasi muda menjadi warga global yang bertanggung jawab.

Sebagai organisasi pendidikan non-formal terbesar untuk pemuda di negara ini dengan lebih dari 3,5 juta anggota, Pramuka Filipina tetap berkomitmen untuk memberdayakan pemuda menjadi warga negara aktif dan pemimpin masa depan.
Yaitu melalui program-program yang mengembangkan karakter, tanggung jawab, dan perubahan sosial yang positif, menjadikan Pramuka sebagai pengalaman yang benar-benar transformatif. (*/cst)



























