PRAMUKADIY — Melalui milyaran jam pelayanan dan pengembangan pemuda, jutaan anak muda di seluruh dunia menciptakan dunia yang lebih baik, lebih damai, dan berkelanjutan.
Setiap Pramuka memiliki kekuatan untuk memberikan dampak positif, dan National Scout Organization (NSO) dapat membantu mereka menemukan caranya.
SDGs hub menawarkan ruang bagi NSO, Anggota Dewasa, dan Anggota Muda Gerakan Pramuka untuk terlibat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan cara yang bermakna dan menyenangkan.
Melalui SDGs Hub yang disediakan oleh World Organization of the Scout Movement (WOSM) kita bisa mengadopsi inisiatif, tantangan, dan kegiatan pendidikan berkualitas tinggi yang memberdayakan kaum muda untuk bertindak.
Gerakan Pramuka bisa menemukan peluang untuk memobilisasi sumber daya dan memungkinkan para donatur dan mitra untuk berinvestasi dalam dampak positif Pramuka di seluruh dunia; mempelajari kontribusi Gerakan Pramuka terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk pemantauan dan evaluasi dasar.
Menemukan cara untuk memantau dan mengevaluasi implementasi inisiatif dan tantangan; serta Mendorong Pemimpin Dewasa untuk mengadopsi tantangan tersebut dan membantu Pramuka mereka menerima lencana digital atau fisik.
Kemudian juga dapat berbagi pengalaman, proyek, dan postingan blog dari negara kita untuk mendapatkan pengakuan; termasuk menominasikan Pramuka atau mendorong Pramuka untuk mendaftar penghargaan WOSM.
Gerakan Pramuka di Indonesia memegang kuncinya untuk implementasi program inisiatif WOSM yang berkaitan dengan SDGs. Dengan kearifan lokal yang ada diharapkan dapat mengadaptasi Program agar sesuai dengan kebutuhan unik yang ada.
Dengan menyelaraskan inisiatif NSO dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, kita memberdayakan Pramuka untuk menjadi agen perubahan global yang terampil, melanjutkan warisan perdamaian dan pembangunan yang telah berusia satu abad.
Saat ini, data per 13 November 2025, Indonesia mencatatkan lebih dari 33 juta jam pelayanan dan pengembangan di SDGs Hub, tepatnya 33.026.325 yang terdiri dari 3.428 proyek berdampak dan 702 blog post.
Berikut rincian capaian secara detail dari 17 tujuan pembangunan berkelanjutan dari proyek dan post yang diunggah,
- Goal 1, No Poverty : 392 projects
- Goal 2, Zero Hunger : 548 projects
- Goal 3, Good Health and Well-being : 927 projects
- Goal 4, Quality Education : 663 projects
- Goal 5, Gender Equality : 253 projects
- Goal 6, Clean Water and Sanitation : 517 projects
- Goal 7, Affordable and Clean Energy : 473 projects
- Goal 8, Decent Jobs and Economic Growth : 202 projects
- Goal 9, Industry, Innovation and Infrastructure : 198 projects
- Goal 10, Reduced Inequalities : 461 projects
- Goal 11, Sustainable Cities and Communities : 1353 projects
- Goal 12, Responsible Consumption and Production : 375 projects
- Goal 13, Climate Action : 973 projects
- Goal 14, Life Below Water : 347 projects
- Goal 15, Life on Land : 1007 projects
- Goal 16, Peace, Justice and Strong Institutions : 754 projects
- Goal 17, Partnerships for the Goals : 1097 projects
Dari berbagai laporan tersebut, aktivitas SDGs yang dilakukan di Indonesia seperti proyek layanan masyarakat, kegiatan amal, aksi lokal, dan inisiatif sudah masuk dalam kategori Sedang dan juga Tinggi.
Setiap Pramuka bisa melaporkan proyek sosial yang masuk dalam Bina Masyarakat dan mendapatkan kalkulasi Service Hours (Jam Pelayanan) atau juga bisa mengirimkan berbagai informasi terkait dengan Bina Diri dan Bina Satuan untuk mendapatkan Youth Development Hours. (cst)



























