YOGYAKARTA — Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pusdalops BPBD DIY) menyampaikan laporan situasi Kejadian Cuaca Ekstrim di Wilayah DIY pada Jumat, 28 Maret 2025.
Laporan Situasi ini disampaikan pada pukul 21:00 WIB kepada Gubernur DIY, Sekretaris Daerah DIY, Asistem Pemerintah dan Administrasi Umum, serta Kepala Pelaksana BPBD DIY.
Bahwa berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG DIY Tanggal 28 Maret 2025 pada pukul 11:05 WIB, serta Update pada pukul 12:35 WIB, 13:05 WIB, 14:45 WIB, 15:30 WIB, 16:35 WIB dan 17:49 WIB bahwa potensi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang, dapat melanda di seluruh wilayah DIY.
Adapun hasil laporan yang masuk ke Pusdalops BPBD DIY, bahwa telah terjadi kejadian di beberapa wilayah di DIY, antara lain:
1. Kabupaten Bantul
Hujan intensitas sedang – lebat berdampak di 5 Kapanewon, yaitu: Bantul, Pleret, Imogiri, Piyungan dan Pajangan, yang menyebabkan terjadinya banjir genangan / luapan di beberapa titik dan Tanah longsor. Dampak yang diakibatkan masih dalam proses pendataan dan pengkondisian.
2. Kabupaten Gunungkidul
Hujan intensitas sedang – lebat berdampak di 6 Kapanewon, yaitu: Wonosari, Playen, Semanu, Paliyan, Semin dan Patuk yang menyebabkan terjadinya banjir genangan / luapan di beberapa titik dan Tanah longsor. Dampak yang diakibatkan, terdapat 14 rumah tergenang, dan 1 titik akses jalan terhambat.
3. Kabupaten Kulon Progo
Hujan intensitas sedang – lebat berdampak di 2 Kapanewon, yaitu: Pengasih dan Girimulyo yang menyebabkan terjadinya Pohon tumbang dan Tanah longsor. Dampat yang diakibatkan ada 2 korban luka, 1 titik pohon tumbang.
Unsur Penanganan yang terlibat dalam situasi ini antara lain dari BPBD, Pemerintah Kalurahan, TNI, POLRI, Instansi terkait, Komunitas Relawan, dan warga masyarakat.
BPBD DIY menyampaikan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan seperti asesment data dampak kejadian, koordinasi dengan pihak terkait, evakuasi korban terdampak, bantuan dukungan peralatan / logistik, serta Himbauan kepada masyarakat.
Ditegaskan bahwa data yang dilaporkan masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai update terbaru dengan sumber dari TRC BPBD DIY, BPBD kab/Kota se-DIY, Instansi terkait, relawan, dan warga. (cst)


























