BANTUL — Sarasehan Perjalanan Tanggap Pahlawan Perwira Swadaya (Pertapa Wiradaya) XXXVII Tahun 2025 digelar pada Sabtu malam, 22 November 2025, di Lapangan SMPN 2 Pleret. Kegiatan yang diikuti enam peserta dari setiap sangga ini berlangsung tertib, hangat, dan penuh antusiasme.
Sarasehan ini menghadirkan dua narasumber yang memberikan pembekalan penting bagi para Pramuka Penegak. Kak Basrodin, M.Pd, Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bantul Bidang Pembinaan Anggota Muda membuka sesi dengan materi mengenai peran Pramuka sebagai generasi Bantul Bumi Satria.
Ia menyampaikan bahwa Pramuka harus menjadi teladan dalam keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran—nilai yang sejalan dengan semangat “Bumi Satria” yang diusung Kabupaten Bantul.
Selanjutnya, Kak Agus Tony Widodo, S.Pd, Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia, memberikan materi berjudul ‘Mengenal Sosok Sultan Agung dan Perjalanannya di Bantul’.
Dalam penjelasannya, peserta diajak menelusuri jejak sejarah Sultan Agung serta memahami peran wilayah Bantul, khususnya Pleret, dalam perjalanan Mataram Islam.
Kegiatan sarasehan berlangsung interaktif. Suasana edukatif dan penuh keakraban itu menjadikan sarasehan sebagai salah satu rangkaian penting dan berkesan dalam Pertapa Wiradaya XXXVII Tahun 2025.



























