BANTUL — Pertapa Wiradaya XXXVII yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Bantul kembali menghadirkan rangkaian kegiatan menarik, salah satunya Pentas Seni, pada Sabtu malam, 22 November 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan SMP Negeri 2 Pleret dan dihadiri oleh dewan juri, sangga kerja, serta seluruh peserta Pertapa Wiradaya XXXVII.
Pentas seni ini merupakan bagian dari giat prestasi, di mana penampil berasal dari 10 tim terbaik, 5 tim putra dan 5 tim putri hasil dari seleksi para juri yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Kesepuluh penampil ini kemudian beradu kreativitas di babak final untuk menentukan peraih juara. Peserta yang terpilih menampilkan drama sejarah Sultan Agung, Dewi Sartika, dan lain-lain.

Setiap penampilan tidak hanya menonjolkan seni dan drama, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menghargai perjuangan para pahlawan serta meneladani nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan semangat kebangsaan.
Pentas seni ini menjadi wujud nyata kreativitas dan keterampilan seni para Pramuka Penegak Kwarcab Bantul. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, memperkuat kerja sama sangga, serta ikut berperan dalam melestarikan budaya dan sejarah Indonesia.
Dengan mengusung tema kepahlawanan, panitia menyampaikan pesan kuat kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah, karena dari perjuangan para pahlawanlah Indonesia dapat berdiri hingga hari ini.



























