BANTUL — Usai melakukan kunjungan ke Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) rombongan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi menuju ke Kampung Pramuka Wukirsari, Bantul, Rabu, 18 Juni 2025.
Kunjungan disambut oleh Kak Muiz Yoga Maulana, selaku Ketua Pengelola Kampung Pramuka beserta pengurus Kampung Pramuka Wukirsari; Kak Tanti Sadmawati, Bendahara Kwartir Cabang Bantul; Kak Lukas Sumanasa, Wakil Ketua Kwarcab Bantul; dan Kak Dijah Inprijati, Andalan Daerah Urusan Lingkungan Hidup Kwarda DIY.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Jambi Kak M. Arif Apriyanto didampingi Kak H. Ricky Wahyudi, Wakil Ketua Kwarda Jambi Bidang Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) yang membersamai rombongan Dispora Jambi menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan tersebut.
Yaitu, dalam rangka studi tiru mempelajari dinamika dan proses pengembangan Kampung Pramuka Wukirsari serta ingin mengetahui apa saja dampak atas keberadaan Kampung Pramuka.
Kak Yoga menyampaikan tentang berdirinya Kampung Pramuka Wukirsari, kegiatan yang telah dilaksanakan, serta dampak yang dirasakan oleh masyarakat.

Disambung oleh Kak Tanti, pihaknya menceritakan sejarah berdirinya Pendopo Among Budoyo yang diresmikan Raja Swedia Carl XVI Gustaf selaku Ketua World Scout Foundation pada tahun 2012, hingga terbentuknya Kampung Pramuka.
Sementara itu Kak Lukas yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat Imogiri turut menjelaskan tentang status tanah Pendopo Among Budoyo dari tanah kas desa beralih fungsi sebagai fasilitas umum dan sudah ada ketetapan dari Gubernur DIY.
Agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi. Dalam kesempatan tersebut, Kak Antonius Frangky (Ucok) Andalan Daerah Urusan Pengabdian Masyarakat Kwarda Jambi menanyakan beberapa hal tentang apa kendala dalam pembentukan dan pengembangan Kampung Pramuka.

Selain itu, juga seperti apa problematika yang dihadapi pengelola Kampung Pramuka. Kunjungan Dispora Jambi ke Kampung Pramuka Wukirsari ini ditutup dengan foto bersama.



























