YOGYAKARTA — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menerima kunjungan kerja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi pada Rabu, 18 Juni 2025.
Rombongan pejabat Dispora Jambi ini juga dibersamai oleh Kak H. Ricki Wahyudi Wakil Ketua Kwarda Jambi Bidang Perencanaan dan Pengembangan, serta Kak Antonius Prengki Andalan Daerah Urusan Pengabdian Masyarakat Kwarda Jambi.
Kunjungan ini menjadi kesempatan berbagi informasi seputar dengan kegiatan dan perencanaan anggaran dalam pembinaan Gerakan Pramuka di Kwarda DIY.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Andalan Kwarda DIY tersebut dibuka oleh Sekretaris 1 Kwarda DIY, Kak Sri Budoyo. Pihaknya menyambut hangat rombongan Dispora Jambi dan mengucapkan selamat datang serta berharap pertemuan ini bisa menjadi jembatan kolaborasi antar daerah.

“Selamat datang di Kwartir Daerah DIY. Semoga kunjungan ini dapat menjadi jembatan kolaborasi antar-daerah dalam memperkuat peran Pramuka di masyarakat,” ujar Kak Budoyo.
Selanjutnya, Kak Ricky dari Kwarda Jambi mengucapkan terimakasih telah diizinkan berkunjung di Kwarda DIY, Pihaknya juga memperkenalkan rombongan yang hadir, termasuk perwakilan dari Dispora Provinsi Jambi.
Kak Ricky menyampaikan bahwa saat ini Kwarda Jambi telah memiliki lima Kampung Pramuka sebagai wujud nyata kontribusi Pramuka dalam pengembangan masyarakat. Kampung Pramuka ini dibentuk pasca kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Tahun 2021.

Perwakilan dari Dispora Jambi, Kak M. Arif Apriyanto, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pemuda menjelaskan, bahwa maksud kunjungannya kali ini untuk menggali informasi tentang pola pembinaan dan program-program unggulan Pramuka di DIY yang dapat diadaptasi dan didukung oleh Dispora provinsi Jambi.
Menanggapi hal tersebut, Kak Budoyo memaparkan bahwa pembinaan Pramuka di DIY dilakukan melalui koordinasi erat dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.
Selain dukungan pemerintah daerah, Kwarda DIY juga mengembangkan kemandirian, salah satunya melalui pengelolaan Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari dan Karang Pramuka di Kaliurang.
Setidaknya ada beberapa program prioritas Kwarda DIY yang disampaikan oleh Kak Sri Budoyo. Yaitu, pertama adalah Program Pramuka Garuda dengan pendekatan Saguminsaga (Satu Gugusdepan Satu Pramuka Garuda), berikut dengan data capaian terkini.
Kemudian yang kedua adalah Pramuka Istimewa. Program yang menyinergikan Gerakan Pramuka dengan pelestarian budaya Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini khusus dibentuk agar peserta didik juga memiliki bekal dalam kebudayaan di DIY.
Program prioritas berikutnya adalah Pembentukan Kampung Pramuka melalui Bidang Pengabdian Masyarakat, Penanggulangan Bencana, dan Lingkungan Hidup (Abdimas Gana LH), dengan penjelasan tentang konsep, pelaksanaan, dan peran kampung pramuka dalam penguatan karakter dan kemandirian.
Selanjutnya, terdapat pula Pembinaan Gugusdepan Berkebutuhan Khusus sebagai program prioritas lainnya dari Kwarda DIY, agar semua peserta didik berkebutuhan khusus mendapatkan ruang untuk berkembang.

Pengembangan kewirausahaan pemuda melalui Saka Wirausaha dan sinergitas dengan UMKM juga merupakan prioritas dari Kwarda DIY dalam masa bakti ini. Kemudian juga Pelatihan untuk anggota dewasa, Kolaborasi lintas instansi, terutama instansi pengampu Satuan Karya.
Dalam menopang program-program tersebut Kwarda DIY memiliki delapan bidang yang menopang seluruh kegiatan pembinaan. Program-program lainnya juga terus dijalankan, baik yang diinisiasi oleh Kwarda DIY maupun kerjasama dengan berbagai pihak.
Disampaikan pula bahwa Kwarda DIY juga tengah bersiap menyelenggarakan Perkemahan Wirakarya DIY pada tanggal 4 sampai dengan 7 Juli 2025 mendatang yang bertempat di Kampung Pramuka Sokorojo, Wijilan, Kulon Progo.
Sementara itu, Kak Danang Setiadi, Wakil Ketua Kwarda DIY Bidang Abdimas Gana LH yang hadir dan turut menyambut kedatangan rombongan dari Jambi menambahkan bahwa pembentukan Kampung Pramuka sejalan dengan program pemerintah DIY dalam pemberdayaan masyarakat.
“Kita perlu mengenali potensi kalurahan/desa terlebih dahulu, lalu menyusun strategi pendampingan dan supporting yang sesuai dengan kalurahan terkait,” tegas kak Danang.
Pertemuan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara Kwarda DIY dan rombongan Dispora serta Kwarda Jambi. Lebih dalam membahas berkaitan dengan penumbuhan dan pengelolaan Kampung Pramuka. Berbagai ide, pengalaman, dan peluang kolaborasi menjadi bahasan utama dalam forum tersebut.

Turut menyambut tamu dari Jambi, antara lain Kak Wisnu Sanjaya, Sekretaris 2 Kwarda DIY; Kak Lukas Sumanasa, Andalan Daerah Urusan Perencanaan Program Organisasi; Kak Dijah Inprijati, Andalan Daerah Urusan Lingkungan Hidup; serta Kak Kak Ika Prasetya Dwiantoro, staf Kwarda DIY.
Dari jajaran Dispora Jambi yang turut hadir dalam rombongan antara lain, Kak Ermadi, Kak M. Yudistira, Kak Jhoni, Kak Bunga Sawitri, Kak Fitri Meliyanti, dan Kak Meidya Hastuti.
Rencananya rombongan Dispora Jambi ini juga akan mengunjungi Kampung Pramuka Wukirsari untuk melihat secara langsung potensi serta pengembangan wilayah di lokasi tersebut yang disinergikan dengan pembinaan Gerakan Pramuka.



























