YOGYAKARTA — Pramuka Gugusdepan 04.003-04.004 Pangkalan SMPN 1 Patuk, Gunungkidul menggelar Kemah Bakti di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan mulai Jumat (07/03/2024) dan akan berakhir pada Minggu (10/03/2024).
Kemah Bakti SMPN 1 Patuk dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Ka Mabigus) Kak Agus Maryanto. Dalam sambutan, Kak Agus Maryanto berharap kegiatan ini mampu menciptakan karakter yang baik untuk peserta didik dengan memiliki sehat jasmani, sehat rohani, jiwa ceria, raga bermartabat.
“Adik-adik harus menerapkan ilmu dan keterampilan kepramukaan yang diperoleh setelah mengikuti bina satuan setahun terakhir ini,” ujarnya.
Kak Agus menegaskan bahwa di tempat inilah adik-adik akan digembleng agar memiliki mental yang kuat, sehingga sehat jasmani dan rohani, serta dapat senantiasa berwajah ceria, dan menjalani hidup dengan bermartabat.
“Jagalah kesehatan adik-adik, ikutilah petunjuk kakak Pembina. Kalau mengalami masalah di perkemahan, berkonsultasilah dengan guru atau Pembina Pramukamu. Jangan sekali-kali menyampaikan masalah ke orang tuamu, sebab akan membuat orang tuamu resah dan gelisah,” pesan Kak Agus Maryanto.
Kemah Bakti SMPN 1 Patuk ini diikuti 133 pramuka penggalang, yang terdiri dari 70 penggalang putra dan 63 penggalang putri.
Ketua Panitia Kemah Bakti SMPN 1 Patuk Kak Jupriyono dalam laporannya menyebutkan, sejumlah 20 Dewan Penggalang turut membantu pelaksanaan perkemahan, sementara ada 15 guru dan pembina pramuka menjadi panitia penyelenggara.
Selama Kemah Bakti ini, para peserta mengikuti serangkaian kegiatan seperti Upacara, Korve Tenda, Tali Temali, Jelajah Alam, Api Unggun, Yel-Yel, Olahraga Pagi, Olahraga Tradisional, Semaphore dan Morse, Memasak dan Menghidangkan Masakan, serta Kerja Bakti/Gotong Royong.
Serangkaian agenda dalam kemah bakti ini bertujuan untuk membangun karakter peserta untuk menjadi jiwa mulia yang mandiri dan bertanggung jawab.

Melalui kebersamaan dalam kepramukaan para penggalang melakukan aktivitas dalam kelompok seperti pendirian tenda, ikut serta dalam permainan besar, presentasi yel-yel regu, permainan tradisional dan yang paling mengesankan adalah Upacara Api Unggun yang mana ada pengucapan dasa darma yang begitu khidmat.
Kak Erna Norma, pembina pendamping putri Kemah Bakti SMPN 1 Patuk menyebutkan bahwa para peserta sangat antusias dalam mengikuti upacara pembukaan. dan di lanjutkan dengan pentas seni kreatif dari masing-masing regu.
Mereka telah menyiapkan diri untuk penampilan-penampilan dalam pentas seni kreatif, di antaranya tari-tarian, nyanyian, demo semaphore, dan persembahan lagu dari masing–masing regu.
“Yang tak kalah mengesankan adalah persiapan pengumpulan sembako untuk bakti sosial sesuai dengan tema kemah bakti, mereka berlatih mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako untuk penduduk sekitar kompleks Candi Prambanan yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.

Disampaikan pula bahwa sesuai jadwal yang telah disusun, peserta penggalang yang beragama Islam, wajib melaksanakan pembiasaan sholat lima waktu berjamaah, dan setiap pagi hari semua peserta perkemahan wajib mengikuti olahraga dan senam pagi bersama, serta semua peserta tetap wajib menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Sementara itu pembina pendamping putra Kak Sumarna, menguraikan bahwa perkemahan ini juga merupakan bagian puncak dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema ke 3 yaitu Bangulah Jiwa ragaku dengan sub tema “Pramuka membangun karakter yang sehat jiwa yg kuat melaluli gotong royong.



























