YOGYAKARTA — Hari kedua Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML), Sabtu, 27 Juli 2025, juga diisi dengan materi penting seputar Organisasi dan Administrasi Gugus Depan, yang disampaikan secara terpisah untuk golongan Penegak dan Penggalang.
Untuk golongan Penegak, materi disampaikan oleh Kak Ellang Adi Nugroho, S.Pd.SD., M.Pd, yang membuka sesi dengan penjelasan tentang tujuan administrasi, yakni sebagai pedoman dan arahan bagi pembina dalam menjalankan tugasnya.
Dalam pemaparan tersebut, dijelaskan tiga aspek utama dalam tahapan pengelolaan gugus depan, yaitu pembinaan, pelantikan, kegiatan, dan sarana.
Sesi kemudian dilanjutkan dengan tugas berkelompok selama satu jam, di mana para peserta diminta untuk menyusun rencana kerja satuan. Beberapa aspek yang dikembangkan dalam tugas ini meliputi:
- Persiapan Mugus dengan rancangan program kerja,
- Sistem administrasi dan manajemen satuan (Sisminsat) termasuk jenis-jenis buku satuan,
- Penyusunan administrasi satuan Gugus depan.
Setelah diskusi, masing-masing sangga mempresentasikan hasil kerjanya di depan peserta lain dan pemateri, menciptakan suasana belajar yang aktif, kolaboratif, dan penuh semangat.

Sementara itu, golongan Penggalang mendapatkan materi dari Kak Tanti Sadmawati. Peserta diajak mengenali dan memetakan sistem organisasi Gugus depan, dilanjutkan dengan kegiatan studi kasus untuk memperdalam pemahaman.
Melalui diskusi kelompok, peserta membahas solusi dari kasus yang diberikan, kemudian mempresentasikan hasil pemikiran mereka.
Selain itu, terjadi dialog aktif antara peserta dan pemateri terkait administrasi di Gugus depan, mulai dari struktur organisasi, jenis-jenis administrasi, hingga kendala-kendala yang sering dihadapi di lapangan.
Materi ini menjadi salah satu fondasi penting dalam membekali para pembina untuk menjalankan fungsinya secara tertib dan terarah dalam pengelolaan satuan Pramuka di Gugus depan.


























