YOGYAKARTA — Peserta bimbingan Teknis Adaptasi Perubahan Iklim (Bimtek API) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) mengikuti materi praktik membina pramuka golongan penggalang bersama Kak Th. Dharmayanti dan pramuka golongan penegak bersama Kak Ilham Musfah, Sabtu, 10 Mei 2025.
Praktik membina dilakukan di halaman depan Kwarda DIY, sementara pelatihan membina pramuka golongan penggalang di laksanakan di area timur Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Yogyakarta.
Pembahasan pertama bertema sampah yang disampaikan oleh Kak Prast dengan tujuan memanfaatkan kembali sampah tanpa membeli yang baru.
Dari pembahasan tersebut Kak Yanti menyarankan dari Kwarcab Bantul melakukan diskusi dan aksi nyata. Kwarcab Gunung Kidul menambahkan terkait proyek API seperti membuat poster dan rencana seperti tampungan air.

Di sebelah Barat, Kak Ilham membimbing pelatihan membina pramuka golongan penegak. Diawali presentasi mengajar oleh perwakilan Kwarcab kota materi infrastruktur sampah dan dipadukan dengan membuat beberapa elemen sampah menggunakan kertas lipat.
Presentasi materi ke dua yaitu dampak perubahan iklim dari perwakilan kwarcab sleman dengan tugas mencari bencana yang sering terjadi saat ini dan perubahan iklim.
Selanjutnya presentasi dari Kwarcab Gunung Kidul dengan materi adaptasi perubahan iklim. Kemudian dilanjutkan presentasi materi dari Kwarcab Bantul tentang hubungan antara pemanasan global dan perubahan iklim. Terakhir presentasi dari Kwarcab Kulon Progo tentang perubahan iklim dengan metode menyanyi bersama.



























