YOGYAKARTA — Dalam rangka memperingati Baden Powell (BP) Day tahun 2025, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) akan menggelar sarasehan dan renungan. Kegiatan akan dilaksanakan dalam bulan Februari 2025 ini.
Sarasehan dalam rangka BPDay 2025 ini akan mengupas tentang kondisi generasi muda di era digital dan peran Gerakan Pramuka dalam menghadapinya. Ada materi menguatkan nilai-nilai Baden Powell melalui penerapan teknik jurnalistik dan komunikasi efektif di era digital.
Selain itu juga akan dikupas Strategi Pembuatan dan Optimalisasi Konten Digital untuk Personal Branding dan Karir dari salah seorang Content Writer & Social Media Strategist di DIY.
Dalam era digital saat ini, media sosial dan media digital menjadi alat yang sangat penting dalam menyebarkan informasi serta memperkuat citra Gerakan Pramuka.
Pemanfaatan media digital secara efektif dapat membantu anggota Pramuka dalam mengembangkan diri, memperluas jaringan, serta menyebarkan nilai-nilai kepramukaan ke masyarakat luas.
Peringatan BPDay 2025 ini mengundang perwakilan pramuka Penegak dan Pandega se-DIY melalui masing-masing Kwartir Cabang dan keseluruhan agenda tahun ini disiapkan secara khusus oleh Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega tingkat Daerah (DKD) DIY.
DKD DIY mengintegrasikan Kelas Extra Pembinaan Pramuka Jogja (KePPo) dalam peringatan BPDay 2025 ini untuk membekali anggota Pramuka Penegak dan Pandega dengan wawasan dan keterampilan.
Yaitu dalam mengelola media digital secara efektif, termasuk dalam pembuatan konten, strategi pemasaran digital, serta bagaimana memanfaatkannya untuk membangun kesiapan karir.
Yang berminat untuk ikut dalam kegiatan ini bisa klik tautan >> KEPPO #12 BPDay 2025
Usai sarasehan akan digelar renungan BPDay 2025. Peserta akan diajak untuk mendengarkan serta merasapi kembali pesan terakhir Baden Powell yang ia buat sebagai sebuah wasiat bagi seluruh pramuka di dunia.
Baden Powell lahir pada 22 Februari 1857 di London, Inggris dan meninggal dunia pada 8 Januari 1941. Ia dimakamkan di pemakaman St. Peter, Nyeri, Kenya.
Ada simbol unik yang terukir pada nisan Baden Powell selain simbol fleur de lys dan bunga leli sebagai lambang kepanduan dunia, yaitu sebuah lingkaran dengan titik ditengah “ʘ”.
Makna dari simbol tersebut adalah sebuah tanda jejak yang berarti “Kembali Pulang” (Going home). Atau dalam arti luasnya adalah “saya telah kembali pulang” (I have gone home).
(cst)



























