SLEMAN — Gugus Depoan Pangkalan SMP Negeri 3 Gamping menggelar kegiatan edukatif bertajuk Siaga Bencana di Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.
Kegiatan ini diawali dengan apel pembukaan yang khidmat pada pukul 06.40 WIB di Lapangan Sawo Sidomulyo, Godean. Seluruh peserta tampak antusias mengenakan seragam pramuka lengkap mereka.
Dalam amanarnya, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan SMP Negeri 3 Gamping, Kak Yuliyanto, S.Pd., menekankan pentingnya sikap positif selama kegiatan.
“Ikuti kegiatan ini dengan semangat, disiplin, dan senantiasa menjaga sopan santun. Patuhi arahan dari kakak pembina, dan jadikan kesempatan berharga ini sebagai bekal hidup,” ujarnya, mengingatkan peserta agar fokus dan tidak membuat kegaduhan sepanjang perjalanan.
Tepat pukul 07.10 WIB, rombongan penggalang bergerak menuju lokasi Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta yang beralamat di Jl. Yogya – Wates Km 11,5, Sedayu, Bantul.
Pemilihan Basarnas Yogyakarta sebagai lokasi sangat relevan mengingat lembaga ini merupakan garda terdepan dalam operasi pencarian, pertolongan, dan penanggulangan bencana di Indonesia.
Setibanya di lokasi, setelah beristirahat sejenak, para penggalang disambut hangat oleh tim Basarnas. Mereka menerima sesi penjelasan mendalam mengenai beberapa hal terkait kebencanaan.
Antara lain sepeerti Mitigasi Bencana: Pengetahuan dasar tentang berbagai jenis bencana yang rentan terjadi di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya (seperti gempa bumi dan erupsi gunung berapi), serta langkah-langkah pencegahan dan pengurangan risiko.
Kemudian Tugas dan Fungsi Basarnas: Pemahaman tentang peran vital Basarnas dalam operasi Search and Rescue (SAR) di darat, laut, dan udara.
Bagian yang paling dinantikan adalah praktik langsung yang berlangsung seru dan sangat edukatif. Para penggalang berkesempatan melihat dari dekat peralatan canggih yang digunakan tim SAR, juga mengikuti simulasi evakuasi korban di lokasi bencana, termasuk teknik penyelamatan sederhana dan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan).
Aktivitas ini bertujuan melatih kecepatan, ketepatan, dan kerja sama tim dalam menghadapi situasi darurat, sejalan dengan poin-poin dalam Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka.

Kegiatan Siaga Bencana ini ditutup pada pukul 10.00 WIB. Raut wajah ceria dan penuh rasa ingin tahu terpancar jelas dari seluruh peserta.
Mereka kemudian dijemput oleh orang tua masing-masing di kantor Basarnas, membawa pulang bukan hanya cerita, tetapi juga pengalaman nyata tentang arti penting kesiapsiagaan bencana.
Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para penggalang SMPN 3 Gamping dalam meningkatkan kepedulian sosial, kedisiplinan, serta kemampuan praktis untuk menghadapi dan merespons situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.



























