YOGYAKARTA — Kegiatan Orientasi Dasar Tegak (ODT) Ambalan Sultan Hamengku Buwono I dan Gusti Pembayun pangkalan SMAN 9 Yogyakarta dimulai pada Jumat, 31 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Ambalan (DA), BACATA (Bakal Calon Anggota), serta pembina Pramuka SMAN 9 Yogyakarta.
Pada kegiatan ODT kali ini, peserta menerima materi mengenai Sustainable Development Goals (SDGs). Materi disampaikan sebagai pengantar agar peserta memahami pentingnya peran generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pokok materi yang disampaikan meliputi Apa itu SDGs – pengenalan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh PBB; Aktivitas terkait SDGs – contoh-contoh kegiatan sederhana yang dapat dilakukan; serta Bagaimana cara memulai SDGs – langkah awal untuk beraksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah sesi materi, peserta diberikan tugas proyek berbasis EarthTribe, dengan referensi dari laman resmi https://sdgs.scout.org/initiatives/earth-tribe.
Peserta dibagi dalam kelompok maksimal 5 orang, kemudian memilih salah satu topik utama berikut:
- Plastik – mencakup isu polusi plastik atau pemilahan sampah.
- Kehidupan Tumbuhan dan Satwa – aksi nyata berupa sosialisasi atau kegiatan pelestarian.
- Tenaga Surya – penerapan energi bersih dan terbarukan.
Setiap kelompok diwajibkan membuat proyek nyata sesuai tema yang dipilih, tanpa perlu membuat presentasi PowerPoint. Hasil proyek langsung dikirim melalui platform EarthTribe yaitu dengan Pilih menu “Take Action” dan “Send Project”; kemudian isi data yang diminta sesuai panduan di laman tersebut.
Ketentuan yang harus dipenuhi antara lain, jumlah peserta disesuaikan dengan jenis proyek (jumlah yang mengikuti kegiatan sosialisasi, atau jumlah yang terlibat dalam pembuatan produk); Eksekusi proyek harus disertai langkah-langkah atau proses yang jelas selama pelaksanaan.
Kemudian dokumentasi dilakukan mulai dari tahap perencanaan, proses pembuatan, hingga hasil akhir proyek. Bukti pengerjaan berupa screenshot bahwa proyek telah berhasil dikirim ke EarthTribe, kemudian dikumpulkan dalam satu folder Google Drive.
Adapun tatakala dalam pelaksanaan tugas ini secara rinci yaitu meliputi perencanaan dan pembagian proyek dilakukan saat ODT, 31 Oktober 2025. Kemudian dua minggu setelah ODT dilakukan Pelaksanaan atau pengerjaan proyek. Tiga minggu setelahnya dilanjutkan dengan penulisan laporan dan pengumpulan hasil akhir proyek.
Salah satu peserta BACATA, Kak Vana, telah memilih topik Plastik dengan fokus pada polusi plastik. Kak Vana membuat gantungan kunci (keychain) dari botol plastik bekas, dan proyeknya telah menunjukkan progres positif menuju tahap penyelesaian.
Secara keseluruhan, kegiatan ODT yang berlangsung hingga Sabtu, 1 November 2025 berjalan tertib, aktif, dan penuh semangat. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi baik dalam memahami materi SDGs maupun dalam merancang proyek EarthTribe yang bermanfaat bagi lingkungan.



























