BANTUL — MTs Negeri 3 Bantul mendapatkan visitasi dan monitoring Penerapan Adaptasi Perubahan Iklim di Kepramukaan (APIK) dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) pada Rabu, 4 Juni 2025.
Tim Kwarda DIY melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan latihan kepramukaan dalam penerapan pendidikan adaptasi perubahan iklim yang dilakukan oleh pembina Pramuka MTs Negeri 3 Bantul, Kak Sigit dan Kak Umi Salasah.
Sebelumnya diketahui bahwa kak Umi dan Kak Sigit telah mengikuti bimbingan teknis implementasi modul panduan untuk pembina pramuka fasilitator Pendidikan Adaptasi Perubahan Iklim di DIY (Bimtek API).

Monitoring ini dilakukan oleh kakak-kakak Fasilitator dari Kwarda DIY yaitu Kak Dijah Inprijati, Kak Sugeng Wachyono, dan Kak Ika Prasetya Dwiantoro. Hadir pula, pembina Pramuka dan guru perwakilan MTs Negeri 3 Bantul.
Pada kesempatan ini, kakak-kakak fasilitator melihat proses kegiatan latihan kepramukaan di MTs Negeri 3 Bantul dengan materi APIK yang terdiri dari pemberian teori dan praktik pembuatan pot dari barang bekas sebagai penerapan dari daur ulang sampah plastik yang diikuti oleh 16 Pramuka Penggalang.

Para pramuka penggalang yang mengikuti kegiatan ini terlihat antusias dalam mendengarkan materi dan mengikuti praktik pembuatan pot dari barang bekas.
Pada akhir monitoring tersebut, Kak Dijah menyampaikan bahwa implementasi dari modul APIK ini dapat dilanjutkan dalam aktivitas latihan-latihan berikutnya.
“Baik saat kegiatan pramuka, dalam lingkungan sekolah, maupun dalam kehidupan sehari-hari siswa, Sehingga dapat menjadi kebiasaan baik yang tumbuh di MTs Negeri 3 Bantul,” tegasnya.
Selain itu, Kak Dijah juga berharap anggota pramuka yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi percontohan bagi teman-teman Penggalang lainnya di MTs Negeri 3 Bantul.



























