SLEMAN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman bersinergi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sleman menyelenggarakan Temu Teknis Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2025 Tahap I di Ruang Rapat Gelora Pora pada Kamis, 5 Juni 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang pembina atau calon peserta yang belum mengikuti KMD. Rencananya, KMD Tahap I akan dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 15 Juni 2025 di Desa Wisata Kali Klangsi, Seyegan, Sleman.
Tujuan dari diselenggarakannya temu teknis ini agar calon peserta kursus dapat memahami gambaran dan teknis kegiatan serta perlengkapan yang harus dibawa selama kursus berlangsung.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Kak Heru Saptono, S.TP., M.M.. Dalam Sambutanya Kak Heru berharap kursus ini menghasilkan pembina-pembina pramuka yang mahir dalam melakukan pembinaan, character building, dan pengembangan terhadap generasi muda, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

Kak Heru juga menekankan terkait dengan ciri peserta didik saat ini yang kurang memiliki kepedulian, rendahnya toleransi, dan empati.
Akan tetapi, pihaknya yakin bahwa dengan kegiatan pramuka dapat dilaksankan pembinaan serta pembangunan karakter terhadap generasi muda yang sesuai dengan perkembangan zaman yang kian pesat.
“Nilai-nilai pembangunan karatkter seperti kedisiplinan, toleransi, empati, kepedulian terhadap sesama dan lingkungan harus lebih diperdalam lagi,” tegasnya.
Agenda dilanjutkan dengan Paparan Temu Teknis dari Kakak-Kakak Pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Sleman.

Penjelasan yang disampaikan terkait dengan Administrasi, Teknis Kegiatan, Peraturan, Waktu dan Agenda Kursus. Setiap harinya Kursus dilaksankan mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 18.00 WIB, khusus untuk hari Sabtu dan Minggu akan dilaksankan praktik perkemahan, dimana peserta wajib bermalam di perkemahan.
Sesi tanya jawab kemudian dibuka dalam kesempatan tersebut. Nampak para peserta terlihat antusias untuk bertanya terkait hal-hal yang akan dilakukan selama kursus berlangsung.
Dengan adanya Temu Teknis ini, diharapkan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan seluruh peserta bisa mendapatkan pengetahuan serta kemahiran dari kursus yang dilaksanakan.



























