SLEMAN — Bertempat di lapangan utama Bumi Perkemahan Lembah Merapi, Kak GKR Hayu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) terpilih masa bakti 2025-2030 menjadi narasumber talkshow Festival Kebangsaan, Jumat, 14 November 2025.
Selain pramuka penegak dan pandega di wilayah Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sleman, talkshow ini juga turut dihadiri perwakilan karang taruna, duta pemuda, pemuda pelopor, pengurus IPPNU, termasuk Hisbul Wathan.
Topik yang diangkat oleh Kak GKR Hayu dalam Talkshow kali ini adalah Peran Pemuda dalam Digitalisasi. Kepada para peserta Festival Kebangsaan 2025 Kwarcab Sleman, Kak GKR Hayu berpesan bahwa semakin canggihnya teknologi berarti kejahatan itu juga akan semakin canggih.
Pihaknya berharap dengan semakin canggih dan semakin banyaknya pengaplikasian teknologi, anak-anak uda dapat menjadi jembatan antar generasi, karena menurutnya kesepuhan kurang paham bagaimana cara mengaplikasikannya secara tepat.
Kak GKR Hayu menekankan, dengan perkembangan teknologi, peran pemuda itu justru semakin besar dan semakin krusial untuk mereka ikut terlibat secara luas, tidak hanya untuk dirinya sendiri lagi.
“Anak Muda Harus Bisa Mencegah Kejahatan Teknologi Ini,” tegas Kak GKR Hayu yang juga mengurusi Teknologi Informasi di Keraton Yogyakarta itu.
Lebih lanjut Kak GKR Hayu menegaskan bahwa sebagai anak muda yang hidup di era teknologi ini harus menggunakan teknologi itu secara bijak, jangan sampai malah terjerumus di dalam kejahatan teknologi ini.
Festival Kebangsaan 2025 diselenggarakan sejak Rabu, 12 November 2025. Kegiatan diisi dengan berbagai agenda menarik dan produktif seperti kegiatan kepramukaan, team work, wawasan kebangsaan, sosialisasi anti miras, pelatihan jurnalistik, serta praktik kesakaan.



























