SLEMAN — Gugus Depan 14.059-14.060 Pangkalan SMA Negeri 1 Tempel sukses menyelenggarakan kegiatan Dianpinsa (Gladian Pimpinan Sangga) pada Sabtu, 15 November 2025.
Kegiatan ini merupakan pembinaan awal yang wajib diikuti oleh anggota Pramuka Penegak baru sebagai langkah pengkaderan dan pengembangan kepemimpinan di Ambalan.
Bertempat di Banjarharjo, Pondokrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Dianpinsa SMAN 1 Tempel berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Dianpinsa tahun ini diikuti oleh total 40 Peserta dari Penegak baru yang telah terpilih menjadi Pimpinan Sangga (Pinsa) dan Wakil Pimpinan Sangga (Wapinsa). Didukung oleh 17 Sangga Kerja dan dibimbing oleh 7 Pembina pendamping, kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat.
Dianpinsa SMAN 1 Tempel secara resmi dibuka oleh Kak Amami Tutik Idayati. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Pembina Gugus Depan lainnya, termasuk Kak Mayang Putri Haryanto, Kak Afifah Rahma Pratita, dan Kak Apfi Anna Krismonita.
Dalam amanatnya, Kak Amami Tutik Idayati menegaskan bahwa tema kegiatan, yaitu Sadar Akan Tugas dan Unggul dalam Kepemimpinan, memiliki peran penting.
“Tema ini mengajak peserta untuk memahami peran serta tanggung jawabnya sebagai Pinsa dan Wapinsa. Kesadaran tugas menjadi dasar kedisiplinan dan keteladanan dalam memimpin sangga,” ujar Kak Amami.
Ia menambahkan bahwa keunggulan dalam kepemimpinan dimaknai sebagai kemampuan setiap peserta untuk menonjol sesuai bidang dan potensinya masing-masing, sehingga dapat berkontribusi secara maksimal bagi sangga dan ambalan. Peserta Dianpinsa diharapkan mampu mengembangkan sikap, karakter, dan kemampuan memimpin secara positif.
Selama sehari penuh, peserta dibekali dengan berbagai materi esensial untuk memperkuat kemampuan manajerial dan kepemimpinan mereka, antara lain,
Dinamika Kelompok oleh Kak Fifi; Keorganisasian oleh Kak Kak Afifah; Kepemimpinan oleh Kak Mayang; serta Rencana Tindak Lanjut (RTL) oleh Kak Maryanto dan Kak Yordan.
Materi-materi tersebut disampaikan secara interaktif dan praktis, menekankan pada pembentukan jiwa pemimpin yang bertanggung jawab dan adaptif dalam menghadapi tantangan organisasi Pramuka Penegak.
Kegiatan Dianpinsa ditutup secara resmi pada pukul 16.00 WIB oleh Kak Amami Tutik Idayati. Diharapkan, lulusan Dianpinsa kali ini dapat menjadi motor penggerak kegiatan di Ambalan dan mampu membawa nama baik SMAN 1 Tempel.



























