YOGYAKARTA — Perkemahan Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) Tingkat Nasional menjadi salah satu agenda kegiatan untuk Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di tahun 2025.
Sebagaimana Keputusan Musyawarah Nasional (Munas) tahun 2023, Peran Saka Nasional akan dilaksanaan di Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo pada Agustus 2025 mendatang.
Hal itu juga dikuatkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional (Kwarnas) Nomor 075 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional (Peran Saka Nasional) Tahun 2025. Termasuk Surat Edaran I dari Kwarnas tentang kegiatan tersebut.
Sebagai salah satu identitas dari kegiatan nasional ini adalah logo dan maskot. Setiap aspek desain dan identitas visual kegiatan ini memiliki kesatuan yang kuat dan dapat dengan mudah dikenali.
Dewan Kerja Nasional menerbitkan Graphic Standard Manual (GSM) yang dapat memberikan pedoman terkait penggunaan elemen-elemen desain seperti logo, tipografi, warna, dan elemen grafis lainnya, yang akan digunakan dalam berbagai media komunikasi dan promosi acara.
Melalui panduan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan Peran Saka Nasional 2025, baik dari panitia, peserta, maupun mitra, dapat memastikan bahwa setiap elemen desain yang digunakan tetap selaras dengan citra dan tujuan acara.
Dengan demikian, kegiatan ini dapat tercermin dengan jelas, profesional, dan sesuai dengan karakter gerakan pramuka yang penuh semangat, kreatif, dan berjiwa nasionalisme. (unduh GSM di sini)
Disebutkan bahwa panduan yang dibuat bertujuan untuk menciptakan identitas visual yang kuat, konsisten, dan relevan dalam setiap aspek penyelenggaraan, guna memberikan kesan yang mendalam dan menginspirasi bagi semua pihak yang terlibat.
Logo Peran Saka Nasional 2025

Logo Peran Saka Nasional 2025 berisi elemen-elemen yang mencerminkan semangat dan kolaborasi dengan menggabungkan style modern dan elemen khas Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah pelaksanaan
kegiatan tersebut.
Logo Peran Saka Nasional Tahun 2025 mengusung konsep dasar kobaran api yang melambangkan semangat, energi, dan tekad yang membara dalam diri setiap peserta. Kobaran api ini menggambarkan semangat juang yang tinggi dalam mengembangkan diri dan berkontribusi untuk bangsa.
Burung Garuda, melambangkan kekuatan, keberanian, dan kemuliaan. Sebagai lambang negara Indonesia, Garuda mencerminkan semangat kebangsaan, jiwa patriotik, dan tekad untuk menjaga keutuhan serta kedaulatan Tiang Pahangga Khas Gorontalo, yang memiliki makna kedudukan dan kekuatan, diintegrasikan dalam logo untuk mencerminkan kestabilan dan landasan yang kokoh dalam perjalanan setiap peserta untuk mencapai tujuan.
Warna-warna yang digunakan dalam logo—biru, hijau, ungu, kuning, dan merah memiliki makna yang mendalam. Biru melambangkan ketenangan dan kebijaksanaan, hijau untuk pertumbuhan dan harapan, ungu menggambarkan kreativitas dan semangat tak terbatas, kuning untuk optimisme dan keberhasilan, serta merah yang melambangkan keberanian dan semangat juang.
Secara keseluruhan, logo ini tidak hanya mencerminkan semangat nasionalisme yang membara, tetapi juga menghormati budaya Gorontalo, memberikan kesan dinamis, berwarna, dan penuh harapan bagi masa depan peserta Peran Saka Nasional Tahun 2025.
Unduh Logo Type 1 di sini
Unduh Logo Type 2 di sini
Maskot Peran Saka Nasional 2025

Maskot Peran Saka Nasional Tahun 2025 berbentuk Hiu Paus Satwa Khas Gorontalo yang mengenakan seragam pramuka, melambangkan kekuatan, ketangguhan, dan semangat kebersamaan.
Hiu paus sebagai simbol laut mencerminkan kelestarian alam, sementara seragam pramuka menggambarkan komitmen anggota pramuka dalam pengabdian dan pengembangan diri.
Maskot yang diberi nama Sapa dan Serly ini diharapkan dapat menginspirasi peserta untuk menjadi pribadi yang kuat, peduli terhadap lingkungan, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Unduh Maskot Sapa di sini
Unduh Maskot Serly di sini
(cst)



























