SLEMAN — Gugus Depan Pangkalan MTsN 8 Sleman menggelar Kemah Budaya selama tiga hari, 17 sampai denngan 18 Juni 2025 di Bumi Perkemahan Banyunibo, Sleman.
Kegiatan ini mengusung tema Tumbuh Dalam Iman, Bersatu dalam Perbedaan, dan Bersinar Untuk Nusantara dan diikuti oleh 181 peserta, serta 37 panitia yang terdiri dari guru, pembina dalam, dan luar madrasah.
Kemah Budaya 2025 MTsN 8 Sleman diisi dengan permainan-permainan tradisional yang mendidik sekaligus menyenangkan, yang membuktikan komitmennya dalam melestarikan budaya dan menanamkan nilai karakter kepada generasi muda.
Kemah Budaya tahun ini dirancang dengan beragam bentuk kegiatan, yang dibagi menjadi tiga kategori besar, yakni giat umum, giat prestasi, dan giat lomba.
Giat umum terdiri atas kegiatan ibadah berjamaah, olahraga pagi, bakti masyarakat di sekitar lokasi kemah, permainan besar atau outbond, serta kegiatan reflektif malam hari.
Sementara itu, giat prestasi meliputi pelatihan dan praktik keterampilan kepramukaan seperti hasta karya, wide game, halang rintang, serta pentas seni yang menampilkan bakat dan kreativitas peserta.
Adapun giat lomba menjadi momen yang paling ditunggu, mencakup lomba fashion show bertema pakaian adat nusantara, baris-berbaris (PBB), isyarat atau semboyan pramuka, lomba memasak, serta lomba pidato untuk mengasah kemampuan komunikasi siswa.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan MTsN 8 Sleman, Kak Agus Sholeh, S.Ag.. Dalam amanatnya Kak Agus mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan tetap menjaga kekompakan.
“Adik-adik sekalian, manfaatkan kegiatan ini untuk belajar, berlatih, dan bersenang-senang bersama teman-teman. Semoga Allah melindungi kita semua dan kegiatan ini berjalan lancar dari awal hingga akhir,” ujarnya.



























