SLEMAN – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan konferensi pers kegiatan Jogja Internasional Scout Camp (JISC) 2018, Rabu (10/01/2017), di Aula Kwarda DIY, Babarsari, Yogyakarta.
Dalam keterangannya Kak GKR Mangkubumi selaku Ketua Kwarda DIY menyampaikan bahwa kegiatan JISC 2018 merupakan kegiatan yang mengakrabkan pendidikan dan budaya. Kegiatan JISC 2018 adalah untuk mendorong dan memberi semangat kepada anggota Gerakan Pramuka dan tentunya untuk lebih mengenalkan budaya kepada rekan – rekan yang nanti hadir dari luar negeri.
“Kita mengundang lebih dari 20 negara, diantaranya 12 negara yang menjadi sister province dan sister city dengan DIY,” terang Kak GKR Mangkubumi.
Dijelaskan pula oleh KaKwarda bahwa kegiatan ini sudah direncanakan sejak tahun 2016 bersama Pemerintah Provinsi DIY dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Sesuai rencana akan melaksanakan kemah budaya internasional yang diselenggarakan pada bulan September 2018 nanti. Lokasi JISC 2018 akan terbagi menjadi 2 bagian yakni, 2 malam di Prambanan dan 3 malam di Kabupaten/Kota.
“Dua malam di Prambanan sifatnya berkemah dengan tenda, punya kesempatan melihat Sendratari Ramayana Prambanan, mempelajari heritage Yogyakarta. Tiga malam akan tersebar di kabupaten kota, yang diantaranya akan belajar membatik, kearifan lokal, dan berkegiatan bersama masyarakat, serta lebih bisa mengenal DIY secara personal,” ungkap Kak GKR Mangkubumi.
Dalam konferensi pers hari ini, nampak hadir beberapa awak media mulai dari media cetak dan media elektronik. Tentunya semoga semua bisa mengambil porsi untuk bisa membantu dalam menyukseskan JISC 2018. (cst)



























