SLEMAN — Rangkaian Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) Sleman ke-40 pada hari kedua, Senin, 29 Desember 2025, diisi dengan pelaksanaan Giat Prestasi Charcoal Art.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah kakak-kakak menyelesaikan etape pengembaraan dan tiba di lokasi perkemahan Lapangan Pojok, Pakem, dengan tempat pelaksanaan yang dibagi di beberapa ruang kelas SMP Negeri 3 Pakem.
Giat Prestasi Charcoal Art merupakan salah satu giat prestasi yang menitikberatkan pada pengembangan kreativitas dan kepekaan seni kakak-kakak Pramuka.
Dalam giat ini, peserta ditantang untuk menuangkan ide, imajinasi, serta pesan visual ke dalam karya seni menggunakan media arang (charcoal) sesuai dengan tema yang telah ditentukan yaitu Kilas Balik Bhumi Medang.
Sebelum kegiatan dimulai, peserta mendapatkan pengarahan mengenai teknis pelaksanaan serta kriteria penilaian. Pelaksanaan giat didampingi oleh Sangga Kerja Barata Sleman ke-40 guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan.

Penilaian karya dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari Kak Ali Azhar, Kak Surono, dan Kak Nanang. Adapun aspek penilaian meliputi kreativitas, kesesuaian tema, teknik penggunaan media charcoal, serta kerapian dan kekompakan sangga dalam berkarya.
Meskipun kegiatan dilaksanakan setelah kakak-kakak menempuh perjalanan etape yang cukup melelahkan, antusiasme tetap terlihat tinggi. Setiap sangga berupaya menampilkan karya terbaiknya dengan penuh kesungguhan dan kerja sama yang baik.
Giat Prestasi Charcoal Art ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran dan ekspresi seni bagi kakak-kakak Pramuka.
Ini membuktikan bahwa Barata memadukan tantangan fisik dengan penguatan kreativitas dan karakter, sejalan dengan tema “Jelajah Bhumi Medang” dan semangat “Gumlegar, Gugah Semangat Jelajah Mataram.”



























