SLEMAN – Jelajah Budaya ke-14 tahun 2019 akan segera digelar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jelajah Budaya merupakan program internalisasi Cagar Budaya yang dikemas dalam bentuk kegiatan penjelajahan situs-situs Cagar Budaya yang bersifat edukatif-kultural, kreatif, rekreatif, produktif, inovatif, dan menantang.
Dalam rangka mempersiapkan kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 28 April 2019 tersebut, BPCB melakukan koordinasi dengan tim Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (29/03/2019).
Disampaikan dalam rapat koordinasi oleh Ketua Unit Kerja Dokumentasi dan Publikasi BPCB DIY, Dra. Yuventia Indarti Nurwidayati, Jelajah Budaya ke-14 tahun 2019 akan diikuti oleh 250 peserta pramuka tingkat penegak.
Ditambahkan pula oleh Kepala Seksi Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan BPCB DIY, Wiwit Kasiyati, S.S., M.A. , kegiatan dengan tema Mengenali Jati Diri Warisan Budaya dan Kiprah Kesultanan Yogyakarta ini akan mengambil rute Sumbu Filosofi.
Adapun secara rinci, rute Sumbu Filosofi ini dimulai dari dari Ambarbinangun – Panggung Krapyak – Gading – Taman Sari – Ndalem Mangkunegaran – dan berakhir di Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jl. Brigjen Katamso No.139, Keparakan, Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Adapun perwakilan dari Kwarda DIY yang hadir dalam rapat koordinasi ini adalah Kak Dra. Siswanti, Kak Barozi, S.E, Kak Ilham Musfah, S.E, dan Kak Dymas Leo Kurniawansyah.
Sebagaimana diketahui, BPCB DIY merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tang memiliki tugas dan fungsi untuk melestarikan Cagar Budaya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. (leo/cst)



























