KULON PROGO — Setiap kegiatan tentu memberikan kesan tersendiri bagi para peserta yang mengikutinya. Tentu saja, Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2025 yang saat ini sedang berlangsung di Kampung Pramuka Sokorojo.
Dalam kesempatan malam kedua Perkemahan Wirakarya DIY 2025, Sabtu, 5 Juli 2025, Kak Latifah Hanum, Pewarta Istimewa mewawancarai beberapa peserta tentang kesan dan pesan mereka selama dua hari berkegiatan.
Mewakili dari tiap-tiap kontingen peserta Perkemahan Wirakarya DIY 2025, Kak Narastya dari Kontingen Cabang Kulon Progo menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat seru.
“Kegiatan dari hari pertama sampai hari ini sangat membakar semangat kita untuk bekerja dan bekerja,” ujarnya saat ditemui di sela-sela Pesta Rakyat.
Kak Narastya juga berpesan kepada semua untuk bisa lebih rajin untuk memupuk semangat dalam bekerja di Perkemahan Wirakarya DIY 2025 ini.
Masih dari Kontingen Cabang Sleman, ada Kak Lurinsa Triseptiana juga menyampaikan bahwa Perkemahan Wirakarya DIY itu seru sekali dan ia bisa mendapatkan teman baru dari kegiatan ini.
“Bisa dapat materi yang bermanfaat seperti budidaya maggot dan mengelola kampung pramuka juga,” terangnya.
Kar Arvita dari kontingen cabang Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini cukup menyenangkan, walaupun melelahkan tapi rangkaian kegiatan selama dua hari bisa dilakukan dengan lancar.
“Alhamdulillah kami juga bersenang-senang dengan teman dan berkenalan dan berkegiatan dengan sangat baik,” ujar Kak Arvita.
Dari kontingen cabang Gunungkidul ada Kak Khorul Anam yang menyebutkan bahwa kegiatan Perkemahan Wirakarya DIY 2025 seru dan menyenangkan. Ia berharap kegiatan-kegiatan selanjutnya bisa lebih seru lagi.
Kak Nicholas Pratama, peserta dari kontingen cabang Sleman mengaku sangat senang karena ini merupakan pengalaman pertamanya berkegiatan dan mendekatkan diri kepada masyarakat.
“Saya merasa senang sekaligus bangga mengikuti Perkemahan Wirakarya DIY 2025 ini,” terangnya kepada Kak Hanum.
Kemudian Kak Laura Luneta yang juga dari kontingen cabang Sleman mengaku bahwa kegiatan ini sangat berkesan dan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Karena menurutnya, perkemahan Wirakarya ini bukan perkemahan biasa.
“Di sini kita belajar untuk mengabdi kepada masyarakat dan bergotong royong, serta membangun kebersamaan dengan teman-teman,” tegasnya.
Sementara itu Kak Terra Adhya dari kontingen cabang Kota Yogyakarta mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena bisa membantu masyarakat di Sokorojo secara langsung dengan aksi-aksi yang dilakukan.
Diketahui bahwa Perkemahan Wirakarya DIY 2025 diikuti oleh 242 penegak dan pandega se-DIY dan berlangsung mulai tanggal 4 sampai dengan 7 Juli 2025. Kegiatan ini fokus pada kegiatan-kegiatan Community Services dan Community Development. (cst)



























