YOGYAKARTA — Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra (Musppanitra) merupakan forum tertinggi bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega sebagai wahana permusyawaratan untuk menampung aspirasi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam penyelenggaraan kegiatan pembinaan.
Musppanitra Daerah DIY XII Tahun 2020 dibuka secara resmi oleh GKR Mangkubumi selaku Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Ka Kwarda DIY) pada hari Sabtu, 22 Agustus 2020 bertempat di Ruang Pertemuan SMK N 4 Yogyakarta.
Dalam sambutan upacara pembukaan, Kak GKR Mangkubumi yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan
terimakasih kepada Dewan Kerja Daerah (DKD) yang telah melaksanakan masa bakti ini dengan baik.
“Besar harapan kakak, kegiatan DKD-DKC selanjutnya dapat terinformasi dan terpublish secara baik, sehingga WOSM dapat mengetahui Service Hour yang telah dilakukan oleh Anggota Gerakan Pramuka, khususnya di DIY,” ujarnya.
Lebih lanjut Kak GKR Mangkubumi juga berpesan kepada seluruh DKD agar terus meningkatkan karya-karya Pramuka DIY dengan mengangkat isu-isu global dan internasional dengan tetap mempertahankan kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Perlunya kolaborasi kegiatan dari tingkat daerah sampai dengan tingkat gugusdepan, dan semoga kegiatan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Kak GKR Mangkubumi kemudian secara simbolis menyerahkan palu sidang kepada Ketua DKD DIY sebagai tanda bahwasanya kegiatan Musppanitra secara resmi dilaksanakan.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan oleh Ketua Sangga Kerja bahwasanya kegiatan telah dipersiapkan sejak awal bulan Juni 2020 dan mengusung tema “Melalui Musppanitra Kobarkan Semangat Perubahan.”
Semangat perubahan yang dimaksud adalah pramuka T/D DIY mempunyai target Go-Internasional, Modernisasi kegiatan T/D DIY dengan memasukkan isu-isu lokal dan global, Peningkatan Kuantitas Pramuka Garuda, meningkatkan kesadaran pelaporan service hours kepada WOSM, dan lain sebagainya.
Dalam masa pandemi COVID-19 ini, Musppanitra Daerah DIY XII Tahun 2020 dilaksanakan selama tiga hari dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan telah diawali dengan Sidang Pendahuluan pada tanggal 10 Agustus 2020 lalu.
Dilanjutkan pembukaan 22 Agustus dengan agenda pokok pembahasan rencana kerja, orientasi dan target, serta Tata Adat Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega selama lima tahun yang akan datang. Serta pemilihan ketua DKD dan pengesahan hasil-hasil musyawarah pada 23 Agustus 2020. (leo/cst)



























