KARAWANG — Tim Scout Rescue 0915 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Karawang, Jawa Barat turut serta dalam proses evakuasi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang. Banjir tersebut terjadi akibat luapan Sungai Cibeet yang merendam sejumlah wilayah di Karawang.
Dalam aksi kemanusiaan ini, sebagaimana dilansir PramukaJabar.or.id, Koordinator Lapangan Scout Rescue 0915 Kak Tatang bersama dengan Kak Akbar selaku Ketua DKC Karawang, menginstruksikan para pramuka penegak dan pandega untuk terlibat langsung dalam upaya penanggulangan bencana.
Mereka dikerahkan untuk membantu di Posko Dapur Umum yang dikelola oleh Dinas Sosial Kabupaten Karawang, sekaligus membantu proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.
Pramuka harus selalu siap sedia membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Kak Tatang saat memimpin koordinasi lapangan.
Selain bertugas di dapur umum dengan menyiapkan makanan untuk para pengungsi, anggota Scout Rescue 0915 juga membantu proses evakuasi warga menggunakan perahu karet, memastikan keselamatan warga yang terjebak banjir.
Salah satu relawan, Kak Raffi (19), anggota Pramuka Penegak yang ikut terjun langsung ke lokasi banjir, mengaku bangga bisa ikut membantu warga.
“Kami turun langsung mengevakuasi warga, terutama lansia dan anak-anak. Meski capek, rasanya puas bisa membantu. Ini juga jadi pengalaman berharga buat kami sebagai Pramuka,” ungkap Raffi.
Sementara itu, salah satu warga terdampak banjir, Ibu Siti (45), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para relawan.
“Alhamdulillah, ada bantuan dari adik-adik Pramuka. Kami dievakuasi dengan selamat, makanan juga tersedia di posko. Terima kasih banyak atas bantuannya,” ujarnya.
Dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Karawang, petugas posko dapur umum, Bapak Dani Sanjaya, juga mengapresiasi keterlibatan Pramuka dalam penanganan bencana.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Scout Rescue 0915. Mereka sigap di lapangan dan membantu kebutuhan logistik serta evakuasi warga,” kata Dani.
Seluruh pihak, mulai dari relawan, pemerintah daerah, hingga masyarakat sekitar, terlihat bahu-membahu dalam penanganan banjir ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan membantu warga yang terdampak.



























