JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka tahun 2020 dengan materi Peran Pemda dalam mendukung Gerakan Pramuka.
Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum yang juga Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Kak Bachtiar, selaku perwakilan dari Kemendagri menyatakan bahwa meski secara kelembagaan telah diakui, namun Pramuka ini tetap perlu mendapatkan dukungan supaya tumbuh dan berkembang, salah satunya sudah diatur dalam alokasi dana APBD untuk pendidikan.
Kak Bachtiar juga menyampaikan agar pramuka dapat bersinergi dengan pemerintah, maka dari itu harus mampu menciptakan peluang baru dengan cara membuat inovasi program dan kegiatan yang relevan.
“Pramuka harus mendukung percepatan pencapaian 5 (lima) prioritas nasional pemerintah Tahun 2019 – 2024, yakni 1) pembangunan SDM, 2) pembangunan infrastruktur, 3) debirokratisasi, 4) deregulasi, 5) transformasi ekonomi,” tegasnya.
Lebih lanjut pihaknya juga meminta kepada pengurus Pramuka di daerah provinsi dan kabupaten/kota agar mampu menciptakan inovasi program kegiatan yang menjadi konsentrasi dan prioritas pemerintah daerah setempat.
Di hadapan peserta Rakernas 2020, Kak Bachtiar juga menyebutkan bahwa Pramuka mempunyai keunggulan daripada organisasi-organisasi lain yang dibentuk atas Undang-Undang, yaitu keunggulan dalam jaringan yang terkuat dan terlengkap. (cst)



























