KULON PROGO — Gugusdepan Pangkalan MTsN 3 Kulon Progo mengadakan pelatihan tentang biologis dan evakuasi ular pada Kamis, 20 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung di selasar bawah depan ruang kelas 7 dan diikuti dengan antusias oleh anggota pramuka kelas 7.
Pelatihan diisi oleh dua narasumber yang berpengalaman, yaitu Kak Febri “Braso” dan Kak Ahmad Siregar “Jenggot”. Kak Febri “Braso” menekankan pentingnya tetap tenang saat bertemu ular dan menghindari tindakan panik. Ia juga menjelaskan bahwa ular tidak akan menyerang manusia jika tidak merasa terancam dan cukup dievakuasi saja.
“Ular sangat sensitif terhadap gerakan dan tidak memiliki indra pendengar, sehingga pendekatan yang tenang sangat diperlukan,” terangnya.
Filma, salah satu peserta, menyatakan kegembiraannya dapat belajar tentang biologis dan perilaku ular serta cara penanganan yang tepat jika bertemu dengan ular. Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini membantunya memahami bahwa anggapan umum tentang ular takut garam adalah salah.
Sementara itu Kak Taufiq Andi Wibowo selaku pembina pramuka dalam keterangannya menyampaikan bahwa ini merupakan kali pertama pramuka di MTsN 3 Kulon Progo mendapatkan pelatihan penanganan ular langsung dari para pakar.
Dengan pelatihan ini, diharapkan anggota pramuka dapat mengetahui cara yang paling tepat dan aman saat berhadapan dengan ular, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menghadapi situasi darurat terkait ular.



























