• ꦱꦸꦒꦼꦁꦫꦮꦸꦃ ꧈ ꦱꦭꦩ꧀ꦥꦿꦩꦸꦏ
Pramuka DIY
  • Home
  • Profil
    • Scout History
    • Sejarah Pramuka
    • Sejarah Kwarda DIY
    • Lambang Kwarda DIY
  • Organisasi
    • Visi Misi 2025-2030
    • Renstra 2025-2030
    • Struktur Organisasi
    • Majelis Pembimbing
    • Andalan Daerah
    • LPK
  • Agenda
  • Berita
    • All
    • Bantul
    • Global
    • Gudep
    • Gunungkidul
    • Kota YK
    • Kulon Progo
    • Kwarnas
    • Saka
    • Sako
    • Sleman
    Kontingen DIY Matangkan Persiapan Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026

    Kontingen DIY Matangkan Persiapan Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026

    Perangi Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Kwarda DIY Tandatangani Komitmen Bersama BBPOM Yogyakarta

    Perangi Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Kwarda DIY Tandatangani Komitmen Bersama BBPOM Yogyakarta

    Saka Bhayangkara Seyegan Berikan Edukasi dan Praktik Pemadaman Api LPG di Perkemahan Gemilang 2026

    Saka Bhayangkara Seyegan Berikan Edukasi dan Praktik Pemadaman Api LPG di Perkemahan Gemilang 2026

    Buka Pitaran Pelatih Sleman, Kak Mustadi dan Kapusdiklatda DIY Dorong Penyelesaian Naratama KPD 2025

    Buka Pitaran Pelatih Sleman, Kak Mustadi dan Kapusdiklatda DIY Dorong Penyelesaian Naratama KPD 2025

    Estafet ke Pantai Sepanjang, Kapusdiklatda DIY Bedah Metode Pelatihan Berbasis Teknologi dan Psikologi Bersama Pelatih Gunungkidul

    Estafet ke Pantai Sepanjang, Kapusdiklatda DIY Bedah Metode Pelatihan Berbasis Teknologi dan Psikologi Bersama Pelatih Gunungkidul

    Racana UIN Sunan Kalijaga Belajar Desain Grafis di Class of Media

    Racana UIN Sunan Kalijaga Belajar Desain Grafis di Class of Media

    Trending Tags

    • pusbangjusinfo
    • pramuka
    • pramuka istimewa
    • kwarda diy
    • pramukadiy
  • Materi
    • All
    • Pelatih
    • Pembina
    • Penggalang
    • Siaga
    • Tegak/Dega
    • Umum
    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Pengertian Tanda Penghargaan Sesuai Keputusan Kwarnas No. 175 Tahun 2012

    Apa Itu Masa Pengembangan Anggota Dewasa?

    Definisi, Konsepsi, dan Profil Pramuka Istimewa

    Cara Menyelesaikan Syarat Kecakapan Pramuka Istimewa

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Penegak

    Buku SKU Penegak

  • Pusat Data
    • Administrasi
    • Dokumen
    • Aset Digital
    • Statistik Anggota
    • Prestasi/Penghargaan
    • Mitra dan Jejaring
  • Tautan
    • World Scouting
    • Kwartir Nasional
    • Kwartir Cabang
      • Kwarcab Kulon Progo
      • Kwarcab Bantul
      • Kwarcab Gunungkidul
      • Kwarcab Sleman
      • Kwarcab Kota Yogyakarta
    • Memorabilia Pramuka
    • Ticket To Life DIY
    • SISKA
  • Buletin
  • Pesan Buper
  • KIRIM BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Scout History
    • Sejarah Pramuka
    • Sejarah Kwarda DIY
    • Lambang Kwarda DIY
  • Organisasi
    • Visi Misi 2025-2030
    • Renstra 2025-2030
    • Struktur Organisasi
    • Majelis Pembimbing
    • Andalan Daerah
    • LPK
  • Agenda
  • Berita
    • All
    • Bantul
    • Global
    • Gudep
    • Gunungkidul
    • Kota YK
    • Kulon Progo
    • Kwarnas
    • Saka
    • Sako
    • Sleman
    Kontingen DIY Matangkan Persiapan Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026

    Kontingen DIY Matangkan Persiapan Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026

    Perangi Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Kwarda DIY Tandatangani Komitmen Bersama BBPOM Yogyakarta

    Perangi Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Kwarda DIY Tandatangani Komitmen Bersama BBPOM Yogyakarta

    Saka Bhayangkara Seyegan Berikan Edukasi dan Praktik Pemadaman Api LPG di Perkemahan Gemilang 2026

    Saka Bhayangkara Seyegan Berikan Edukasi dan Praktik Pemadaman Api LPG di Perkemahan Gemilang 2026

    Buka Pitaran Pelatih Sleman, Kak Mustadi dan Kapusdiklatda DIY Dorong Penyelesaian Naratama KPD 2025

    Buka Pitaran Pelatih Sleman, Kak Mustadi dan Kapusdiklatda DIY Dorong Penyelesaian Naratama KPD 2025

    Estafet ke Pantai Sepanjang, Kapusdiklatda DIY Bedah Metode Pelatihan Berbasis Teknologi dan Psikologi Bersama Pelatih Gunungkidul

    Estafet ke Pantai Sepanjang, Kapusdiklatda DIY Bedah Metode Pelatihan Berbasis Teknologi dan Psikologi Bersama Pelatih Gunungkidul

    Racana UIN Sunan Kalijaga Belajar Desain Grafis di Class of Media

    Racana UIN Sunan Kalijaga Belajar Desain Grafis di Class of Media

    Trending Tags

    • pusbangjusinfo
    • pramuka
    • pramuka istimewa
    • kwarda diy
    • pramukadiy
  • Materi
    • All
    • Pelatih
    • Pembina
    • Penggalang
    • Siaga
    • Tegak/Dega
    • Umum
    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Gelang Ajar, Wadah Pembina Pramuka untuk Samakan Persepsi dan Tingkatkan Kompetensi

    Pengertian Tanda Penghargaan Sesuai Keputusan Kwarnas No. 175 Tahun 2012

    Apa Itu Masa Pengembangan Anggota Dewasa?

    Definisi, Konsepsi, dan Profil Pramuka Istimewa

    Cara Menyelesaikan Syarat Kecakapan Pramuka Istimewa

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Tugas, Fungsi, dan Wewenang Pusdiklat Kepramukaan

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Bagaimana Prinsip, Mitra, dan Jangka Waktu Kerjasama dalam Gerakan Pramuka? Ini Penjelasannya

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Tata Kelola Satuan Karya Pramuka

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Mencermati Kembali Struktur Organisasi Pusdiklat Kepramukaan Sesuai Jukran Nomor 10 Tahun 2024

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Pandega

    Buku SKU Penegak

    Buku SKU Penegak

  • Pusat Data
    • Administrasi
    • Dokumen
    • Aset Digital
    • Statistik Anggota
    • Prestasi/Penghargaan
    • Mitra dan Jejaring
  • Tautan
    • World Scouting
    • Kwartir Nasional
    • Kwartir Cabang
      • Kwarcab Kulon Progo
      • Kwarcab Bantul
      • Kwarcab Gunungkidul
      • Kwarcab Sleman
      • Kwarcab Kota Yogyakarta
    • Memorabilia Pramuka
    • Ticket To Life DIY
    • SISKA
  • Buletin
  • Pesan Buper
  • KIRIM BERITA
No Result
View All Result
Pramuka DIY
No Result
View All Result

Cerita Tiga Generasi Mengikuti Tiga Jambore Pramuka Sedunia

Oleh Kak Prijo Mustiko

PusbangJusinfo PusbangJusinfo
3 Aug 2023
/ Artikel
0
Cerita Tiga Generasi Mengikuti Tiga Jambore Pramuka Sedunia
1.4k
VIEWS
Share on FBShare on WAShare on Tele

World Scout Jamboree yang diikuti 43 ribu pramuka dari seluruh dunia, telah dibuka pada 2 Agustus 2023 di Saemangeum, Jeolla Utara, Korea Selatan.

Selama sepuluh hari ke depan, pramuka dari 158 negara tidur di tenda dan melakukan petualangan, pertukaran budaya, dan kegiatan menarik serta menyenangkan lainnya di alam terbuka. Jambore dunia empat tahun sekali ini mengambil tema Draw Your Dream! atau ‘Gambarlah Impianmu!.’

Tema Draw your Dream!” mengungkapkan keinginan bagi pramuka atau pandu untuk mengubah Jambore Dunia ke-25 di Korea Selatan menjadi festival milik mereka sendiri dan menumbuhkan impiannya melalui acara tersebut.

BacaJuga

Lima Tahun Merajut Inovasi: Jejak Langkah PusbangJusinfo Kwarda DIY

Senioritas di Gerakan Pramuka : Tradisi atau Ajang untuk Balas Dendam?

Penyelenggaraan Jambore Dunia ini juga akan menandai peringatan 100 tahun Asosiasi Pramuka Korea. Hal ini merupakan sebuah tonggak sejarah yang akan dirayakan bersama para pramuka dan pandu dunia pada tahun 2023.

Gerakan Pramuka Indonesia mengirim 1.579 pramuka penggalang untuk mengikuti Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan pada 1-12 Agustus 2023. Bagi saya, Prijo Mustiko dan istri, Dian Dian S. Prijo Mustiko, Jambore Dunia ke-25 ini membawa kenangan tersendiri.

Mengapa? Karena tiga generasi keluarga kami menjadi peserta atau bagian dalam Jambore Dunia (World Jamboree).

Saya terpilih sebagai peserta Jambore Dunia ke-12 (The 12th World Jamboree) pada 1 – 9 Agustus 1967 di Farragut State Park, negara bagian Idaho, Amerika Serikat. Pada Jambore Dunia ke-20 (The 20th World Jamboree) di Sattahip, Thailand (28 Desember 2002 – 8 Januari 2003), kedua anak kami, yaitu Shinantya Ratnasari (Shanty) dan Shinatria Adhityatama (Adhit) berpartisipasi.

Adhit menjadi peserta, bagian dari Kontingen Gerakan Pramuka yang mengirim 170 penggalang. Sedangkan Shanty terdaftar sebagai IST (International Service Team) yang membantu panitia pelaksana Jambore Dunia secara voluntir di bidang Cross Culture Village.

Kali ini, pada Jambore Dunia ke-25 Korea Selatan, cucu kami, Kerlap Semesta Paramartha menjadi peserta, bagian dari kontingen Indonesia yang berjumlah 1.579 pramuka penggalang. Kerlap Paramartha merupakan putera dari Shinantya Ratnasari dan Bagus Takwin (Aten).

Kerlap Semesta Paramartha di Skywalk Seoul, Korea Selatan. Foto : Dok. Pribadi

Kerlap adalah penggalang dari Gudep Pangkalan SMP Cakra Buana, Kwartir Cabang Kota Depok, Kwarda Jawa Barat. Dia terinspirasi terhadap kakek dan ibundanya yang pernah ikut Jambore Pramuka Sedunia.

“Saya tertarik ikut serta Jambore Dunia di Korea karena menawarkan kegiatan dengan menggunakan teknologi canggih dan ingin berkenalan dengan pramuka dari seluruh dunia,” kata Kerlap.

Jambore Dunia ke-20 di Thailand, 2003

Shanty dan Adhit mengenang Jambore Dunia ke-20 yang berlangsung di Pangkalan Angkatan Laut Thailand di Sattahip, yang jaraknya 180 km arah tenggara Bangkok dan diikuti 30 ribu peserta. Jambore ini merupakan Jambore Dunia kedua yang diselenggarakan di Asia Tenggara setelah Filipina menjadi tuan rumah acara tersebut pada tahun 1959.

Jambore ini memberikan kesempatan bagi peserta Jambore Dunia dari seluruh dunia untuk menghabiskan waktu 12 hari berkemah bersama-sama dan menghadiri kegiatan yang dirancang bagi mereka dalam pengembangan diri dan tanggung jawab sosial-budaya, dalam kerangka mendalami tehnik dan metoda pendidikan kepramukaan, memupuk kemajuan dan kesatuan sebagai sesama pramuka atau pandu se dunia.

Sesuai dengan tema Jambore Dunia ke-20 adalah “Share our World, Share our Cultures”, maka para peserta diberi kesempatan yang luas untuk saling berbagi tentang kesadaran satu dunia dan berbagi pula tentang keaneka-ragaman kekayaan budaya dari masing-masing bangsa dan negara.

Lambang Jambore Dunia ke 20 ini menunjukkan ornamen atap rumah tradisional khas budaya Thai, yang mengandung arti penggambaran serambi muka atap rumah Thai berbentuk A merupakan lambang pengembangan tradisi dan budaya Thailand dan menunjukkan pula upaya berbagi tentang pewarisan tradisi budaya dari generasi ke generasi.

Jambore Dunia ke-12 di Amerika Serikat, 1967

Gerakan Pramuka Indonesia mengirim 8 pramuka penggalang pada Jambore Dunia ke 12 (The 12th World Jamboree) di Idaho, Amerika Serikat. Jambore ini berlangsung pada 1-9 Agustus 1967.

Kak Prijo Mustiko (ketiga dr kiri) berfoto di depan Jamboree Emblem bersama Pandu Inggris, Pilipina, Canada, Perancis, Yamaika, Amerika Serikat. Foto : Dok. Pribadi

Kedelapan pramuka itu adalah Bondan Winarno sebagai ketua regu mewakili Kwarda Jawa Tengah, Moh. Basuki (DKI Jakarta), Bambang Roseno (Jawa Timur), Mailan Jamil (Sumatera Selatan), Luke Hilman Bachrum, Moh. Affandi, Rikky Kamil mewakili Kwarda Jawa Barat, dan saya, Prijo Mustiko mewakili Kwarda Yogyakarta. Kami didampingi tiga Pembina, yakni Kak Idiek Sulaiman, Kak Susanto Martodihadjo dan Kak Benny Supangat Sumarto.

Tema Jambore Dunia ke-12 ini adalah “For Friendship” dan diikuti oleh 107 negara dengan jumlah peserta 14 ribu pramuka penggalang. Saat itu, situasi kebangsaan dan kenegaraan Indonesia baru memasuki Orde Baru dari era Orde Lama.

Bangsa Indonesia sedang bangkit dari segala keterpurukan di segala bidang kehidupan, salah satunya membuka diri lagi dalam pergaulan dengan dunia luar atau dunia internasional.

Kami terkesan sekali pada saat menghadap Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kakak Sri Sultan Hamengkubuwono IX, sebelum berangkat ke Idaho. Ada pesan pendek yang sangat mendalam bahwa misi mengikuti Jambore Dunia ini sangat penting artinya bagi bangsa Indonesia sehingga setiap anggota kontingen Pramuka Garuda yang akan berangkat hendaknya menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia.

Sesudah itu ada upacara prosesi mencium bendera Sang Merah Putih sebagai tanda kecintaan kita kepada tanah air tumpah darah bangsa Indonesia. Kemudian bendera Sang Merah Putih diserahkan dari Ketua Kwarnas kepada Ketua Pembina Kontingen Pramuka Garuda Indonesia, Kak Idiek Sulaiman. Bendera kami kibarkan di atas menara perkemahan Kontingen Indonesia.

Setelah kami mengikuti seluruh kegiatan Jamboree Dunia XII tibalah saatnya menerima Jamboree Adventure Award dari Ketua Panitia Nasional Jamboree Dunia XII atau Jamboree Camp Chief dari Amerika Serikat Mr. J.A Brunton Jr. Setiap malam kami menyelenggarakan api unggun baik mengundang ataupun diundang dari Pandu-pandu negara lain.

Dan setiap kali acara api unggun diperkenalkan lagu-lagu khas Indonesia antara lain Nyiur Hijau, Indonesia Pusaka, Apuse dan berbagai ketrampilan/permainan pramuka. Yang mengherankan dan membuat surprise ada pandu-pandu Cekoslowakia yang hafal dengan lagu-lagu Indonesia seperti Maju tak Gentar dan Hallo-hallo Bandung.

Akhirnya yang cukup menggetarkan hati sekaligus mengharukan yakni pada saat api unggun penutupan Jambore, masing-masing peserta diberi kotak kertas kecil untuk menyimpan abu api unggun. Ada pesan yang tertera pada kotak tersebut yang terjemahannya sebagai berikut:

“Kamu dan saudara-saudaramu Pandu dari berbagai bangsa pada Jambore ini. Api unggunmu telah menyalakan semangat persahabatan yang sejati. Ambillah abu dari api unggun Jambore ini dan taburkanlah sedikit ke dalam api unggun di tempatmu masing-masing agar dapat menyebarluaskan semangat keakraban, persahabatan Pandu seluruh dunia”.

(You and your brother scouts of many nations have made many friends at this Jamboree. Your campfires have kindled the spirit of true friendship. Take ashes from the Jamboree campfire and add some on your campfire back home to spread the warmth of the Scouting world friendship).

Kami Kontingen Pramuka Garuda Indonesia patut berbangga dan mendapatkan kehormatan mewakili bangsa Indonesia. Ternyata dengan mengikuti Jambore Dunia XII ini berarti mengukir sejarah yang menandai Gerakan Pramuka Indonesia bergabung kembali dalam Gerakan Kepanduan Dunia di bawah panji Organisasi Kepanduan Dunia (World Organization of the Scout Movement).

Memang, beberapa tahun sebelumnya, Indonesia menyatakan keluar dari WOSM karena alasan politis dan untuk pertama kalinya mengikuti Jambore Dunia di bawah panji Gerakan Pramuka.

Pesan Baden-Powell untuk Peserta Jambore

Jambore Dunia (World Jamboree) merupakan ajang pertemuan besar empat tahun sekali dalam bentuk perkemahan antar para pramuka di seluruh dunia.

Lord Baden-Powell, Bapak Pandu Sedunia, pernah berpesan dalam bukunya “Memandu untuk Putera” (Scouting for Boys), bahwa kita ini dapat diumpamakan bata-bata di dalam dinding, kita masing-masing mempunyai tempat sendiri, meskipun kelihatan kecil di dalam dinding yang besar itu.

Tetapi andaikata satu bata saja remuk atau meleset dari tempatnya, maka bata itu akan menggoyahkan yang lain-lain, dinding mulai pecah dan akhirnya robohlah dinding itu. Baden Powell mengatakan apabila sejak usia muda atau usia pramuka penggalang sudah ditanamkan nilai persaudaraan mulai dari hal pekerjaan/tugas yang kecil saja nampaknya, kelak dikemudian hari akan memetik hasilnya apabila mereka sudah tumbuh menjadi orang atau warganegara yang sudah dewasa.

Secara etimologi, kata jambore pertama kali muncul pada abad ke-19 . Penyair Robert W. Service menggunakannya jauh sebelum Jambore Dunia pertama diselenggarakan di Olympia, Inggris pada tahun 1920. Pada saat itu Jambore diartikan sebagai pertemuan besar yang gaduh (riuh).

Dari sumber lain dikatakan pula bahwa kata jambore berasal dari bahasa Swahili, suku bangsa yang berasal dari pantai Afrika Timur, untuk kata hello jambo, sebagai akibat dari banyak waktu yang dihabiskan pada saat diadakannya pertemuan besar tersebut.

Di dunia kepanduan diyakini bahwa kata jambore diciptakan oleh Baden-Powell. Bapak Pandu Sedunia ini mengatakan bahwa sebagai pandu kamu akan menjumpai banyak sekali anak-anak muda dari bermacam-macam kebangsaan dan ditiap-tiap daratan kamu akan mempunyai teman, menghapuskan perbedaan warna kulit, kepercayaan/keyakinan agama dan golongan suku/bangsa.

Baden-Powell menasehatkan kepada pramuka supaya bekerja dengan sungguh-sungguh untuk maksud itu, sebab mereka akan segera menjadi seorang laki-laki (maupun wanita), dan andaikata timbul perselisihan antar bangsa-bangsa maka merekalah yang bertanggung jawab.

“Kalau kita adalah teman satu sama lain, maka kita tidak akan menginginkan suatu perselisihan dan dengan memelihara persahabatan ini, sebagaimana telah kita selenggarakan dalam Jambore-Jambore kita yang besar, maka kita mempersiapkan jalan untuk memecahkan soal-soal internasional dengan perundingan secara damai. Hal ini akan mempunyai hasil yang penting serta sangat luas di seluruh dunia demi perdamaian. Oleh karena itu, marilah kita berusaha sekuat tenaga mengadakan persahabatan antara Pandu-Pandu dari segala bangsa serta membantu mengembangkan perdamaian dan kebahagiaan di dunia serta “good will” antar bangsa-bangsa.”

Demikianlah pemahaman tentang makna Jambore Dunia ini berusaha penulis resapi dalam hati sanubari maupun dalam praktik kehidupan sehari-hari baik secara pribadi, keluarga maupun hidup bermasyarakat. Pramuka selalu mengedepankan sendi-sendi persaudaran, persahabatan, kekeluargaan dan kebahagiaan dalam berkarya darma-bakti dalam mengarungi kehidupan ini.

Dan syukur alhamdulilah sejak kami sekeluarga aktif berkegiatan di Gerakan Pramuka diikuti oleh anak dan cucu yang berkesempatan mengikuti dan merasakan betapa bangga dan senangnya berpartisipasi di Jambore Dunia dalam kurun waktu dan tema-tema yang berbeda.

Hikmah mengikuti sebagai peserta Jambore Dunia mempunyai arti sangat mendalam dan luas dimensinya, bukan sekedar bersenang-senang kemah bersama pramuka dan pandu sedunia. Sejatinya setiap pramuka penggalang bisa berperan sebagai Duta Kecil Bangsa dan Negara Indonesia di tataran internasional.

Mereka membawa wajah original tentang karakter dan kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya cinta persaudaraan antar bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.

Dengan demkian menjadi tugas utama setiap peserta Jambore Dunia agar berusaha ikut serta menjaga dan merawat perdamaian dunia. Tidak sekedar wacana, tetapi dalam bentuk kegiatan nyata kepramukaan tidak sekedar untuk kepentingan sendiri tetapi berandil darma-bakti untuk bangsa bahkan untuk dunia.

Hal ini dikuatkan seperti kata Baden-Powell, bahwa Jambore telah membuktikan Undang-Undang Pandu (Dasadarma Pramuka) merupakan sendi yang kokoh antara anak-anak muda dari segala bangsa.

“Kita dapat berkemah bersama-sama, bertamasya bersama-sama serta menikmati segala kebahagiaan hidup di luar dan dengan demikian membantu membentuk rantai persaudaraan,” kata Baden-Powell.

Tentang Penulis :
Kak Prijo Mustiko, Anggota Majelis Pembimbing Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Masa Bakti 2020-2025; Pemerhati Kebudayaan, Pemerhati Bambu, Pemerhati Memorabilia Pramuka, Tim Museum Pramuka Indonesia di Yogyakarta.
Tags: 25 wsjjambore pramuka duniajambore pramuka seduniajamdun 2023world scout jamboreewsj 2023wsj 2023 korea
Kirim berita atau artikel tentang kepramukaan melalui tautan berikut 👉 Kirim Berita
Previous Post

Menggambarkan Mimpi: Panorama Selebrasi Kaum Muda Sedunia

Next Post

Food House Indonesia di Jambore Dunia ke-25 Korea Selatan Ramai Pengunjung

InfoTerkait

Lima Tahun Merajut Inovasi: Jejak Langkah PusbangJusinfo Kwarda DIY
Artikel

Lima Tahun Merajut Inovasi: Jejak Langkah PusbangJusinfo Kwarda DIY

1 Jan 2026
Senioritas di Gerakan Pramuka : Tradisi atau Ajang untuk Balas Dendam?
Artikel

Senioritas di Gerakan Pramuka : Tradisi atau Ajang untuk Balas Dendam?

31 Dec 2025
Kerangka Tulisan Ini Bisa Membuat Berita Kepramukaanmu Lebih Menarik, Silakan Dicoba!
Artikel

Kerangka Tulisan Ini Bisa Membuat Berita Kepramukaanmu Lebih Menarik, Silakan Dicoba!

30 Dec 2025
Next Post
Food House Indonesia di Jambore Dunia ke-25 Korea Selatan Ramai Pengunjung

Food House Indonesia di Jambore Dunia ke-25 Korea Selatan Ramai Pengunjung

DKD Ajak Seluruh Anggota Pramuka DIY Rutin Laporkan Service Hours WOSM

WOSM Bagikan Informasi Update Tentang Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan

Sering Banget Dibaca

  • Materi Tentang Pramuka Siaga

    Materi Tentang Pramuka Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandi Morse dan Cara Cepat Menghafalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Pengenal Gerakan Pramuka sebagai Identitas Jati Diri, Kecakapan, Tanggungjawab, serta Penghargaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Jabatan dalam Gerakan Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syarat dan Pencapaian Pramuka Garuda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Agenda PramukaDIY

Arsip



Sekretariat

Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna
Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman
Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Phone : 0274 485753
WhatsApp : 0878-3885-1200
Email : [email protected]
Email : [email protected]
Email : [email protected]

APK PramukaDIY : Unduh di sini

Maps

  • Kirim Berita
  • Kontak

© 2026~ Kwarda DIY by PusbangJusinfo

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Scout History
    • Sejarah Pramuka
    • Sejarah Kwarda DIY
    • Lambang Kwarda DIY
  • Organisasi
    • Visi Misi 2025-2030
    • Renstra 2025-2030
    • Struktur Organisasi
    • Majelis Pembimbing
    • Andalan Daerah
    • LPK
  • Agenda
  • Berita
  • Materi
  • Pusat Data
    • Administrasi
    • Dokumen
    • Aset Digital
    • Statistik Anggota
    • Prestasi/Penghargaan
    • Mitra dan Jejaring
  • Tautan
    • World Scouting
    • Kwartir Nasional
    • Kwartir Cabang
      • Kwarcab Kulon Progo
      • Kwarcab Bantul
      • Kwarcab Gunungkidul
      • Kwarcab Sleman
      • Kwarcab Kota Yogyakarta
    • Memorabilia Pramuka
    • Ticket To Life DIY
    • SISKA
  • Buletin
  • Pesan Buper
  • KIRIM BERITA

© 2026~ Kwarda DIY by PusbangJusinfo

  • Sumbu Filosofi