YOGYAKARTA — Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) terus mematangkan persiapan keberangkatan kontingen menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang akan digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026. Persiapan tersebut disampaikan dalam siaran Kawruh RRI Pro 4 Yogyakarta pada Kamis, 21 Mei 2026, dengan menghadirkan narasumber Kak E. Pramusinto, S.Sos. dan Kak Aminah Nur Rahmah, S.IP., M.Sc., selaku Andalan Daerah Urusan Pembinaan Anggota Muda Kwarda DIY.
Dalam siaran tersebut, Kak Sinto dan Kak Aminah menjelaskan bahwa Jambore Nasional merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai sarana pendidikan karakter, persaudaraan, keterampilan, dan kebangsaan. Tema yang diangkat pada Jamnas XII Tahun 2026 adalah “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”
Melalui dialog interaktif tersebut, masyarakat diajak mengenal berbagai kegiatan yang akan diikuti peserta selama berada di Cibubur, mulai dari kegiatan keagamaan, upacara Hari Pramuka dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, permainan persaudaraan, forum diskusi, dinamika kelompok, petualangan, keterampilan kepramukaan, teknologi, festival nusantara, edukasi pangan, hingga kegiatan bela negara. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, kreatif, tangguh, dan cinta tanah air.
Dalam siaran tersebut juga dijelaskan bahwa Kwarda DIY saat ini tengah melakukan berbagai tahapan persiapan guna mengirimkan kontingen terbaik dari lima Kwartir Cabang di DIY, yakni Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Total kontingen DIY diperkirakan mencapai sekitar 217 peserta yang terdiri atas Pramuka Penggalang putra dan putri, Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), pembina pendamping, pimpinan kontingen cabang dan daerah, hingga petugas anjungan pameran.
Kak Aminah dan Kak Sinto menyampaikan bahwa proses persiapan dilakukan secara bertahap dan intensif agar kontingen DIY dapat tampil maksimal pada Jamnas XII Tahun 2026. Tim Penyiapan Kontingen Jamnas 2026 Kwarda dan Kwarcab se-DIY telah bergerak melaksanakan sejumlah tahapan strategis, dimulai dari proses seleksi peserta secara ketat. Peserta yang terpilih harus memenuhi berbagai persyaratan, di antaranya berusia 11–15 tahun, belum berusia 16 tahun saat pelaksanaan Jamnas, diutamakan berstatus Pramuka Garuda, memiliki Tanda Kecakapan Khusus (TKK) wajib maupun pilihan, sehat jasmani, memiliki BPJS Kesehatan, serta Kartu Tanda Anggota (KTA) Pramuka.
Selain seleksi, masing-masing kwartir cabang juga telah melaksanakan pembekalan dan latihan rutin bagi calon peserta. Kwarcab Kulon Progo memulai pembekalan pada 14–16 Mei 2026, Bantul melaksanakan latihan rutin dua minggu sekali sejak 20 April 2026, Gunungkidul memulai pembekalan pada 26 April 2026, Sleman memanfaatkan latihan rutin pada setiap akhir pekan, sedangkan Kota Yogyakarta dijadwalkan mulai melaksanakan pembekalan pada Juni 2026 mendatang. Pembekalan tersebut tidak hanya berfokus pada keterampilan kepramukaan, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kesiapan mental peserta.
Sebagai bagian dari persiapan akhir, seluruh kontingen DIY dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan tingkat daerah di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Setelah kegiatan tersebut selesai, pelepasan kontingen secara resmi akan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 sebagai bentuk dukungan moral sebelum keberangkatan menuju Cibubur. Kontingen DIY sendiri dijadwalkan berangkat pada 11 Agustus 2026 dengan titik kumpul di kawasan Teater Prambanan.
Dalam dialog tersebut turut disampaikan bahwa persiapan menuju Jambore Nasional memerlukan dukungan banyak pihak, mulai dari kwartir, pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga masyarakat. Hal ini karena kesiapan peserta tidak hanya mencakup kemampuan teknis dan administrasi, tetapi juga kesiapan kesehatan, logistik, transportasi, perlengkapan, hingga pembiayaan kegiatan.
Melalui partisipasi dalam Jamnas XII Tahun 2026, Kwarda DIY berharap kontingen yang diberangkatkan mampu menjadi representasi generasi muda Yogyakarta yang santun, disiplin, kreatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap menjunjung tinggi budaya lokal. Selain membawa nama baik daerah di tingkat nasional, para peserta diharapkan dapat membawa pulang pengalaman dan pembelajaran berharga untuk dibagikan kepada sesama anggota Pramuka di daerah masing-masing.(Kak Iped/LA)



























