YOGYAKARTA — Hari pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2025 akan segera tiba. Tepatnya 36 hari lagi, pramuka Penegak dan Pandega akan bersinergi, berkolaborasi dalam aksi community development di Kampung Pramuka Sokorojo, Wijimulyo, Kulon Progo.
Kegiatan ini mengusung tema Penegak dan Pandega DIY Bersama Berkarya, Berdampak Nyata, Membangun Yogyakarta dengan slogan Gumregah, akronim dari Guyub, Makarya, Greget, Sumringah.
Perkemahan Wirakarya DIY 2025 akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli sampai dengan 7 Juli 2025. Adapun di hari pertama, para peserta akan mengikuti beberapa kegiatan sebagai berikut,
- Kedatangan Peserta
- Registrasi Ulang
- Penataan Hunian
- Giat Pelatihan
- Upacara Pembukaan
- Festival Kuliner
- Malam Sugeng Rawuh
Sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak), konsep umum Perkemahan Wirakarya DIY 2025 terdiri dari 5 Jenis Kegiatan yaitu, Giat Umum, Giat Khusus, Giat Community Development, Giat Community Service, dan Giat Rekreasi.
Kak Ahmad Mahardi Ismail, dalam kegiatan Sarasehan Hari Bapak Pramuka Indonesia 2025 lalu telah menyampaikan bahwa kegiatan ini nantinya tidak melulu kegiatan fisik dalam bakti masyarakat, sehingga pergeseran nilai Community Service menjadi Community Development ini menjadi satu poin penting dari Perkemahan Wirakarya.
Ia menambahkan bahwa tidak ada perubahan inisiasi dari Kak Sultan HB IX, namun pelaksanaan Perkemahan Wirakarya nantinya akan disesuaikan dengan perkembangan zaman.
“Harapannya pramuka bisa hadir di masyarakat mengupayakan digitalisasi di sana,” tegas Kak Ade.
Melalui Perkemahan Wirakarya ini diharapkan digitalisasi secara berkelanjutan dan pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan dapat membantu mengoptimalkan potensi di Kampung Pramuka Sokorojo. (cst)



























