YOGYAKARTA — Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menyelenggarakan Rapat Koordinasi menghadirkan Sekretaris Kwarda se-Indonesia secara daring, Senin (22/11/2021). Hadir dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) Kak drh. Sri Budoyo selaku Sekretaris I.
Rapat koordinasi ini sebagai media sosialisai Keputusan Kwarnas Nomor 140 Tahun 2021 tentang Sistem Administrasi Kwartir (Sismintir) yang disampaikan oleh Wakil Ketua/Ketua Komisi Organisasi dan Hukum Kak Chairul Huda, S.H., M.H. Kwarnas.
Disampaikan oleh Kak Chairul Huda dalam sosialisasi Sismintir antara lain adalah produk pengaturan disebut dengan Petunjuk Penylenggaraan (Jukran). Jukran adalah kata pengumpul dari berbagai kategori aturan yang disusun secara hirarki (bertingkat dan berjenjang).
“Pemberlakuan Jukran tidak lagi melalui proses penetapan (dengan mengeluarkan Keputusan), tetapi langsung diberi nomor dan tahun serta nama (judul) sesuai tahun penerbitannya dan sesuai substansi yang diatur didalamnya. Pembentukan Jukran sebagai wilayah kebijakan hanya menjadi otoritas Kwarnas,” tegasnya.
Adapun tujuan dari Jukran Sismintir antara lain melakukan kategorisasi dokumen administrasi (tulisan dinas) kwartir, dengan menyesuaikan antara jenis, bentuk dan materi muatannya; Memisahkan dokumen dalam 5 kategori berdasarkan sifatnya; dan Mengadakan hirarki produk pengaturan, dan melakukan sentralisasi pembentukannya.
Selain itu, dalam rapat tersebut juga disampaikan paparan Tugas Pokok Kesekjenan Kwarnas yang disampaikan langsung oleh Sekjen Kwarnas Kak Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar Utomo, S.IP, M.AP dengan judul paparan Tugas dan Tanggung Jawab Kesekjenan yang Produktif Inovatif Menghadapi Masa Depan Organisasi yang Diharapkan.
Kak Bachtiar mengawali paparannya dengan menyinggung Dasa Karya Pramuka yang dua di antaranya adalah terkait dengan penguatan kwartir, yaitu Dasa Karya 1-Penguatan Kwarnas Gerakan Pramuka; Dasa Karya 2-Pengembangan Pusdiklat dan Puslitbang.
Menurut Kak Bachtiar, ada 4 fungsi pokok yang dikelola dalam kesekjenan yakni, manusianya, proses kerja organisasi, sistem yang dibangun, dan jaringan yang dirangkai. Secara rinci kemudian Kak Bahtiar menjelaskan masing-masing fungsi tersebut. (cst)



























