GUNUNGKIDUL — Peserta Ekspedisi Destana Tsunami (EDT) 2019 melakukan konvoi menuju titik berikutnya yakni dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sadeng ke pendopo Dinas Pariwisata di Pantai Baron, Jumat (26/07/2019).
Di pendopo dinas Pariwisata ini, peserta dibagi menjadi dua Tim Penilaian Desa Tangguh Bencana. Penilaian dilakukan kepada aparat desa, tim sosialisasi sekolah, tempat ibadah, pasar, dan masyarakat.
Kemudian, tim penilaian maupun tim sosialisasi kemudian dibagi menjadi 12 kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 sampai 4 orang dengan latar belakang yang berbeda, yakni dari unsur pemerintahan, relawan, maupun media.

Sementara itu, untuk kelompok di desa Kemadang, sosialisasi dilakukan ke tiga sekolah, yaitu SMK Negeri 1 Tanjungsari, SDN Kemadang, dan SDN Randusari. Nampak peserta didik sangat antusias dan senang sekali dengan sosialisasi ini.
Sosialisasi ini merupakan salah satu implementasi dari tujuan dari EDT yang di antaranya menginformasikan potensi ancaman gempabumi dan tsunami pada aparat dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan tsunami selatan Jawa, Melakukan Identifikasi awal ketangguhan desa rawan tsunami, serta melakukan sosialisasi kesiapsiagaan pada masyarakat, termasuk penanaman vegetasi pelindung pantai. (ttk/cst)


























