YOGYAKARTA — Sebentar lagi, Jamboree On The Air – Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) tahun 2025 akan segera digelar. Tepatnya pada tanggal 17 sampai dengan 19 Oktober 2025, JOTA-JOTI menjadi salah satu kegiatan yang dinanti-nantikan seluruh pramuka di dunia.
Agar tidak bingung dalam mengikuti JOTA-JOTI, sudah ada panduan penting yang dijelaskan dalam artikel sebelumnya dan bisa dipelajari dengan seksama.
Secara khusus, ada 4 Hal yang perlu diperhatikan sekaligus disiapkan untuk mengikuti JOTA-JOTI secara umum, yaitu,
- Persiapan Alat
Secara umum hal yang diperlukan dalam kegiatan JOTA-JOTI adalah perangkat radio amatir berserta gadget atau perangkat elektronik yang dapat terhubung ke internet seperti laptop dan smartphone.Tapi, mengingat dinamisnya kegiatan, berbagai alat pendukung lain juga dapat ditambahkan, diantaranya seperti perangkat Walkie-talkie atau HT, alat morse, proyektor, webcam, speaker, microphone dan sebagainya.
Pertimbangkan untuk menyediakan UPS (Uninteruptible Power Supply) terutama yang telah memiliki AVR (Automatic Voltage Regulation) untuk menjaga perangkat elektronik saat listrik mati dan menghindari lonjakan tegangan tiba-tiba.
Pastikan pula bahwa lokasi kegiatan JOTA-JOTI memiliki jaringan internet yang baik, terutama untuk keperluan komunikasi secara virtual seperti webinar.
- Utamakan Keselamatan
Keselamatan semua pihak adalah prioritas sekaligus kewajiban yang harus dilaksanakan oleh semua elemen yang terlibat dalam kegiatan JOTA-JOTI. WOSM menyediakan berbagai panduan keselamatan seperti kebijakan SFH dan kursus Be-Safe Online yang dapat diikuti oleh peserta maupun penyelenggara.Selain itu, penting adanya kesadaran untuk menjaga data yang bersifat pribadi dan tak asal memberikan/memintanya kepada siapapun, seperti: nomor hp, akun media sosial, alamat rumah dan sebagainya.
Hal lainnya adalah jangan asal klik dan menerima pesan apapun untuk menghindari tindak cybercrime yang mengintai selama daring dalam JOTI. Pembina dan orang tua diminta untuk selalu mendampingi peserta setiap saat selama kegiatan berlangsung.
- Tempat yang Nyaman dan Aman
Siapkan tempat yang aman dan nyaman sebelum kegiatan dimulai. Jika kegiatan dilaksanakan secara individu, sediakan tempat yang nyaman seperti menyediakan meja dan kursi, stop kontak dan charger, serta dekorasi atau hal lain yang bisa digunakan saat screen-break time.Untuk kelompok atau Stasiun, sediakan ruangan luas dengan ventilasi udara yang baik seperti aula atau ruangan khusus.
Jika perlu, peserta juga dapat menghias ruangan dengan tema atau konsep tertentu seperti Bonfire Room dengan mengatur peserta duduk setengah lingkaran dan menambahkan api buatan di tengah ruangan atau sekedar mendirikan tenda dengan hiasan tertentu untuk peserta individu.
Jika penyelenggara hendak menggunakan konsep perkemahan, pastikan bahwa lokasi telah aman sert memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan seperti toilet, akses komunikasi dan listrik,dan sebagainya.
Terapkan 20-20-20 rule yaitu melihat atau mengalihkan pandangan pada benda sejauh 20 meter, selama 20 detik, tiap 20 menit guna menghindari pegal di area mata dan sakit kepala. Biasakan untuk bergerak sesekali setelah beberapa waktu dari sekedar peregangan ringan, berdansa ataupun kegiatan outdoor lainnya.
- Seragam Pramuka atau Scoutlook
Salah satu identitas utama seorang pramuka adalah seragamnya, kenakanlah seragam pramuka selama kegiatan JOTA-JOTI dan saat tidak memungkinkan (terutama jika dilakukan secara individu) kenakanlah pakaian Scoutlook.Selain kesempatan untuk bertemu dan saling bertukar pengalaman dengan pramuka lainnya dalam lingkup loKal hingga nasional, peserta JOTA-JOTI juga memiliki kesempatan untuk bertemu dengan anggota pandu luar negeri dari 176 negara dan NSO anggota WOSM.
Memperkenalkan seragam dan warna setangan leher kita (dan sebaliknya) merupakah salah satu kegiatan yang menyenangkan selama JOTA-JOTI selain tentunya perkenalan dengan teman baru.
Salah satu faktor yang membuat lancarnya kegiatan JOTA-JOTI adalah persiapan yang matang. Sehingga 4 hal di atas akan menjadi penting bagi setiap peserta ataupun pihak penyelenggara.
Jangan lupa untuk selalu aman dalam berkegiatan dengan berpedoman kepada kebijakan Safe From Harm milik WOSM dan Jukran No.004 Tahun 2021 Tentang Peraturan Perlindungan Bagi Anggota Gerakan Pramuka. (cst)



























