SLEMAN — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sleman menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Karya Bakti Lebaran 2025 di Grha Pramuka Sleman, Jumat, 14 Maret 2025.
Kegiatan yang bertujuan untuk mempersiapkan Pramuka dalam membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 melalui pelaksanaan karya bakti ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran) dan Dewan Kerja Ranting (DKR).
Karya Bakti Lebaran 2025 dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian sosial pramuka kepada masyarakat, terutama dalam hal pengamanan lalu lintas dan memberikan informasi mengenai arus mudik. Kegiatan akan berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada 28 Maret hingga 3 April 2025.
Kak Eri Widaryana, Ketua Kwarcab Sleman, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran Pramuka dalam pengabdian masyarakat, terutama melalui karya bakti Lebaran.
“Pramuka harus selalu hadir untuk membantu masyarakat, khususnya dalam mengatur lalu lintas dan memberikan bantuan lainnya,” ujar Kak Eri.
Pihaknya juga menekankan bahwa karya bakti Lebaran ini dapat menjadi ajang untuk menunjukkan eksistensi dan kontribusi Pramuka dalam kehidupan sosial masyarakat.
Rapat koordinasi juga membahas mengenai posko-posko yang akan didirikan untuk mendukung kegiatan ini. Posko karya bakti Lebaran Kwarcab Sleman tahun ini akan terdiri dari posko terpadu yang melibatkan TNI, Polri, PMI, Dishub, dan Pramuka.
Posko-posko ini akan tersebar di beberapa titik strategis, antara lain di Seyegan (depan SMP 1 Seyegan), Depok (Jl. Ambarukmo Plaza), Prambanan (Pos Pam Prambanan), Sleman (Denggung), dan Ngemplak (Perempatan Koroulon).
Kak Dra. Shavitri Nurmala Dewi, Sekretaris Kwarcab Sleman, mengingatkan agar Kwarran yang memiliki arus lalu lintas padat dapat mendirikan posko karya bakti Lebaran secara mandiri, untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu Kak Subandoko, Andalan Cabang Urusan Pramuka Peduli, juga menambahkan bahwa semua pihak yang terlibat diharapkan dapat mendukung kegiatan ini dengan aman, tertib, dan lancar.
Kak Subandoko juga mengungkapkan perlunya inovasi, seperti menyediakan layanan tambal ban gratis dan pengisian bensin, agar posko siap sedia membantu pemudik.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, Kwarcab Sleman berharap kegiatan karya bakti Lebaran 2025 dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran Pramuka dalam pengabdian sosial.



























