YOGYAKARTA – Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang, Gugus Depan Sleman 18.009 – 18.010, Pangkalan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memulai rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-52 tahun dengan menyelenggarakan kegiatan Bakti Masyarakat.
Bakti masyarakat dilaksanakan di Padukuhan Bungmanis, Kalurahan Pucanganom, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari 3 malam, mulai Rabu hingga Sabtu, 4 sampai dengan 7 Juni 2025.
Kegiatan bakti ini juga merupakan Program Kerja Bidang Pengabdian Masyarakat dan Keagamaan (PMDK) dalam mengupayakan pengamalan Tri Bina Gerakan Pramuka yaitu Bina Diri, Bina Satuan, dan Bina Masyarakat.
Hari Pertama, Rabu, 4 Juni 2025
Setibanya di lokasi, para peserta beristirahat sejenak sebelum memulai kegiatan. Usai salat ashar berjamaah, kegiatan dimulai dengan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) bersama anak-anak Bungmanis, mencakup pembelajaran mengaji, tuntunan salat, dan hafalan doa-doa harian.
Setelah itu, penyampaian pengantar kegiatan oleh Kak Salma Dian Naifah, CD (perwakilan Sie Acara), dan Kak Sabiel Aulia Husna, D. (Ketua Dewan Racana Nyi Ageng Serang).
Malam harinya, kegiatan berlanjut dengan Fun Volly yang digelar di Lapangan Gelora Bungmanis. Sebanyak delapan tim putra dan tiga tim putri dari masyarakat setempat ikut meramaikan Fun Volly ini.

Hari Kedua, Kamis, 5 Juni 2025
Seusai salat Dzuhur, Pramuka UIN Jogja menggelar berbagai perlombaan untuk anak-anak dan remaja di Lapangan Gelora BIMMOV Bungmanis. Di antaranya: balap karung, pindah bola, pecah balon, estafet cup, dan voli air. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan dan keceriaan bagi generasi muda Bungmanis.
Pada malam hari, diadakan Takbir Keliling dan Pawai Obor bersama anak-anak dan remaja. Pawai dimulai dari Lapangan Gelora BIMMOV Bungmanis, menyusuri jalan desa sambil mengumandangkan takbir, lalu kembali ke titik awal.

Hari Ketiga, Jumat 6 Juni 2025
Pagi hari diawali dengan Salat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan Salat Idul Adha di Lapangan Gelora BIMMOV Bungmanis. Bertindak sebagai imam adalah Kak Adzik Muhammad Ar-Ridwan, CD, sedangkan khutbah disampaikan oleh Kak Muhammad Fajrul Falah, D., Ketua Dewan Racana Sunan Kalijaga.
Setelah salat, dilaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing, di mana 3 kambing berasal dari Partisipasi Racana bersama shohibul qurban.
Malam harinya, digelar Pentas Seni yang menampilkan kreativitas anak-anak Bungmanis dan anggota Pramuka. Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba dan final pertandingan voli.
Tim Bulrani keluar sebagai juara voli putra, sedangkan Bimmov Squad Putri menjadi juara voli putri. Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah dan sesi foto bersama.

Hari Keempat, Sabtu 7 Juni 2025
Hari terakhir diawali dengan salat subuh berjamaah, dilanjutkan senam pagi bersama anak-anak di Lapangan Gelora BIMMOV yang dipandu oleh Kak Ma’rifatul Azizah, CD, Kak Annisa Tri Rahayu, CD, dan Kak Mutia Fadillah, CD.
Setelah itu, peserta mengikuti tadabur alam bersama anak-anak, menyusuri situs bersejarah seperti Goa, Sumber Air Poncowolo, dan Watumelik yang memiliki nilai budaya tinggi. Kegiatan ini didampingi oleh Pak Heru (Sekretaris Desa) bersama warga lokal yang memahami sejarah daerah.
Usai salat dzuhur, seluruh peserta dan warga mengikuti makan bersama dengan Pak Dukuh, Sekretaris Desa, dan tokoh masyarakat sebagai simbol penutupan dan perpisahan. Suasana haru dan kekeluargaan terasa kuat di akhir kegiatan.

Banyak cerita dan pengalaman berharga terukir selama empat hari pelaksanaan kegiatan ini. Atas kesempatan yang luar biasa tersebut, Pramuka UIN Sunan Kalijaga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sambutan, nasehat, serta nilai-nilai kekeluargaan dari warga Bungmanis.
“Kami juga mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kesalahan sikap maupun tutur kata selama kami berada di sini. Semoga tali silaturahmi antara Pramuka UIN Sunan Kalijaga dengan warga Bungmanis tetap terjalin erat,” ujar Kak Muhammad Fajrul Falah, D., Ketua Dewan Racana Sunan Kalijaga.
“Jangan lupakan Bungmanis, dan jangan lupa mampir”. Itulah pesan hangat yang disampaikan oleh Pak Dukuh sebelum kami melanjutkan perjalanan.



























