SLEMAN — Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertema mitigasi bencana yang diikuti oleh Pramuka Sleman pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Grha Pramuka Sleman.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UGM, Kak Thomas Oka Pratama, S.T., M.Eng., yang merupakan dosen di Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas langkah-langkah mitigasi bencana alam secara komprehensif.

“Ketika terjadi bencana alam, apa yang harus dilakukan — inilah yang menjadi fokus pembahasan,” ungkapnya.
Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sleman, Kak Dra. Shavitri Nurmala Dewi, M.A. dalam sambutannya menjelaskan terkait peran pramuka dalam kesiapsiagaan bencana.
Ia memaparkan keterlibatan satuan karya seperti Saka Bhayangkara, Saka Wira Kartika, dan Pramuka Peduli dalam berbagai aksi tanggap darurat, utamanya di Kabupaten Sleman.
Agenda dilanjutkan dengan tiga sesi materi dari akademisi Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM. Yang pertama yaitu materi Pengembangan Infrastruktur Peringatan Dini Bencana Alam yang disampaikan oleh Kak Prof. Ir. Sunarno, M.Eng., Ph.D., IPU.
Kemudian materi kedua adalah Sistem Peringatan Dini Kebencanaan yang disampaikan oleh Kak Thomas Oka Pratama, S.T., M.Eng.. Sementara materi terakhir adalah Membangun Ketangguhan Komprehensif di Yogyakarta yang disampaikan oleh Kak Ir. Memory Motivanisman Waruwu, S.T., M.Eng., IPM.
Sebagai agenda penutup, peserta mengikuti sesi ice breaking yang disertai dengan pembagian doorprize untuk menambah semangat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi berkelanjutan antara Pramuka Sleman dan Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah Yogyakarta.



























