YOGYAKARTA — Sebagai wujud peduli dan cinta budaya bidang pariwisata di wilayah Yogyakarta, Pramuka MAN 1 Yogyakarta ikuti kegiatan Workshop Makanan Khas Yogyakarta pada Minggu, 7 Desember 2025.
Bertempat di Pabrik Bakpia Delivery 121 Bu Wisnu, Ngampilan, Yogyakarta perwakilan Pramuka MAN 1 Yogyakarta mendalami wawasan dan pengetahuan mengenai makanan khas jogja, yaitu Bakpia. Saka Pariwisata Kota Yogyakarta mengundang beberapa Gugus Depan Kota Yogyakarta untuk turut serta dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Saka Pariwisata Kota Yogyakarta ini sebagai upaya untuk mengenalkan dan mempertahankan budaya khas Jogja kepada kakak-kakak penegak maupun pandega di Yogyakarta.
Begitu datang mereka dipandu untuk membagi kelompok terlebih dahulu sehingga bisa mengikuti proses pembuatan bakpia dan eco-pounding dengan tertib.
Kak Izzat, Kak Satria, Kak Rifqy, Kak Unaisah, Kak Faiza, dan Kak Canel selaku perwakilan Pramuka MAN 1 Yogyakarta turut serta untuk belajar bagaimana cara bakpia dibuat dengan baik.
Mulai dari bahan-bahan yang dibutuhkan, cara menguleni adonan bakpia sampai mereka bisa merasakan bakpia hasil buatan tangan mereka sendiri.
Kegiatan ini tak hanya mengajak peserta untuk mengenal bakpia sebagai makanan khas jogja, namun juga mengasah kreativitas mereka melalui kreasi eco-pounding.
Kak Izzat, perwakilan Ambalan mengaku merasa sangat senang dengan adanya desa wisata khusus edukasi eco-pounding dan bakpia. Warga yang ramah, lingkungannya bersih, dan suasananya asri menambah semangat untuk belajar proses di balik terciptanya bakpia yang legendaris.
“Selain itu, saya mendapat teman-teman baru dari Saka Pariwisata dengan harapan kedepannya, tempat seperti ini selalu di kembangkan dan semakin ramai pengunjung agar kultur dari Yogyakarta bisa lestari,” serunya.
Dengan ikut serta dalam kegiatan ini, kakak-kakak penegak maupun pandega diharapkan menjadi pelopor dalam melestarikan dan mempertahankan budaya khas Yogyakarta agar tak lekang oleh waktu dan zaman. (fra)



























