YOGYAKARTA — Tahun segera berganti, banyak hal terjadi di tahun 2025 dengan peristiwa yang beragam, senang, bahagia, susah, serta beraneka warna di sekitar kita.
Pergantian tahun merupakan momentum bersama untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui sekaligus menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik.
Menyongsong Tahun 2026, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai pergantian tahun dengan cara yang sederhana, tertib, dan penuh makna.
Di tengah suka cita menyambut tahun baru, Pemda DIY menyampaikan duka dan empati yang mendalam kepada saudara-saudara kita di berbagai daerah yang saat ini tengah menghadapi musibah bencana alam.
“Doa, kepedulian, dan solidaritas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semangat pergantian tahun ini,” demikian disampaikan Pemda DIY.
Sejalan dengan hal tersebut, perayaan Tahun Baru 2026 tetap dilaksanakan secara beretika dan bertanggung jawab. Pemda DIY mendorong masyarakat untuk merayakan dengan tetap menjaga ketertiban umum, keselamatan, serta rasa saling menghormati, sebagai wujud empati dan kedewasaan sosial.
Empati tidak hanya diwujudkan dalam sikap, tetapi juga dalam aksi nyata. Melalui semangat kebersamaan, Pemda DIY mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berbagi, membantu, dan mendoakan para korban bencana, agar semangat gotong royong dan kemanusiaan terus tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dengan harapan, kepedulian, dan kebersamaan, kita songsong Tahun 2026 sebagai tahun yang membawa kekuatan baru, persatuan, serta komitmen untuk saling menguatkan demi Indonesia yang lebih tangguh.
Gerakan Pramuka DIY sebagai bagian dari masyarakat Yogyakarta tentu juga perlu menjaga serta mendukung apa yang dihimbau oleh pemerintah. Kita bisa bersama-sama berkomitmen melalui berbagai aksi nyata dan penuh kebersamaan, gotong royong, dan menguatkan. (*/cst)



























