BANTUL — Setelah melakukan monitoring di Sleman dan Kulon Progo, rombongan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (kwarda DIY) melanjutkan kunjungan ke Posko Argosari, Sedayu, Bantul, pada Kamis, 27 Maret 2025.
Rombongan Kwarda DIY terdiri dari para pimpinan bersama jajaran Andalan, Badan Kelengkapan, Organisasi Pendukung, dan Staf Kwarda, serta Ketua PMI DIY, GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., bersama jajaran.
Di Posko Argosari, terlihat keterlibatan sejumlah personel dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Perhubungan Bantul, TNI, Polri, Basarnas, Pramuka Kwartir Ranting, dan Orari. Saat kunjungan berlangsung, arus lalu lintas terpantau ramai lancar dengan kondisi cuaca cerah.
Dalam kesempatan tersebut, GBPH H. Prabukusumo meninjau kondisi posko serta memberikan bingkisan kepada petugas. Beliau juga memberikan arahan mengenai pentingnya kerja sama yang solid antarinstansi, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, dinas perhubungan, dan Pramuka.

Menurutnya, sinergi dan koordinasi yang efektif menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban dan kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2025 ini.
Usai dari Posko Argosari, rombongan Kwarda DIY melanjutkan perjalanan ke Posko Srandakan, Bantul, dan tiba sekitar pukul 13.00 WIB.
Di pos tersebut, empat personel dari SMPN 2 Srandakan turut bertugas bersama Orari dalam pelaksanaan Karya Bakti Lebaran (KBL) 2025.
Selama pemantauan di Posko Srandakan, arus lalu lintas terpantau lancar dengan cuaca yang tetap cerah. Pada pertengahan tugas, Panewu Srandakan, Kak Sarjiman, datang untuk melakukan peninjauan dan memastikan kesiapan personel dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.



























