YOGYAKARTA — Pastinya calon peserta Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2025 sudah mencermati Petunjuk Teknis (Juknis) yang diedarkan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) beberapa hari lalu.
Dijadwalkan pada hari pertama kegiatan, Jumat, 4 Juli 2025 nanti, para peserta akan mengikuti Eco-Hero Jogja yang menjadi salah satu bagian dari Giat Community Development.
Apa itu Eco-Hero Jogja?
Kegiatan ini berbentuk pelatihan yang akan memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan bagi para peserta Perkemahan Wirakarya DIY 2025 terkait dengan pengelolaan sampah.
Pada pelatihan Eco-Hero Jogja, peserta akan diberikan materi oleh narasumber terkait isu, strategi, solusi, peran, dan contoh pengelolaan bank sampah.
Yang menarik, setelah diberikan materi oleh narasumber, peserta akan mempraktikkan pemilahan sampah organik dan non-organik yang dapat mendukung pelestarian lingkungan.
Bukan hanya bisa memilah sampah untuk mendukung pelestarian lingkungan, setelah selesai mengikuti Perkemahan Wirakarya DIY 2025, para peserta bisa menyampaikan ilmu itu kepada teman-teman di Gugus Depan, sehingga bisa menjadi aksi nyata yang berkelanjutan.
Eco-Hero Jogja Mengubah Isu Lingkungan Jadi Aksi Nyata Bersama Kebijakan Sampah Terkini bisa juga menciptakan proyek-proyek sosial sehubungan dengan tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs).
Kemudian, proyek-proyek sosial yang mengikutsertakan beberapa teman dan berdampak langsung di masyarakat sekitar tersebut, bisa dilaporkan ke laman Scout for SDGs serta bisa mendapatkan tambahan Jam Pelayanan (Service Hour). Pelaporan ini juga bersifat kontinu, dan bisa menambah dan menambah lagi jam pelayanan kita. (cst)



























